Makassar β Humas.
Kegiatan Penghulu Selasa Mengaji (PSM) kembali dilaksanakan oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Wilayah Sulawesi Selatan (PW APRI Sulsel) pada hari Selasa, 21 Oktober 2025.
Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh penghulu se-Sulawesi Selatan, mulai dari penghulu pertama, penghulu muda, hingga penghulu madya. Bahkan, beberapa peserta berasal dari luar wilayah Sulawesi Selatan.
Kegiatan
PSM (Penghulu Selasa Mengaji) diawali dengan kegiatan Pengajian Tafsir
Al-Qur'an Tematik dengan tema Ekoteologi yang dibawakan oleh H. Abd. Raup, Lc., M.Pd, Penghulu Ahli
Madya KUA Biringkanaya
Arahan
Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel H. Abdul Gaffar,
S.Ag., M.A.
tentang Kebijakan dan penguatan tentang kepenghuluan, kolaborasi dan
konsolidasi layanan dan bimbingan masyarakat Islam di KUA, Pembahasan
tentang kepenghuluan, progres gas
pencatatan nikah dan problematika hukum perkawinan anak
Laporan Ketua PW APRI Sulsel H. Abd. Rahman, S.Ag., M.A
Selain kajian kitab, kegiatan PSM juga menjadi wadah konsultasi bagi para penghulu untuk menyampaikan berbagai dinamika dan permasalahan di bidang kepenghuluan kepada jajaran pembina, khususnya kepada Ketua Tim Kepenghuluan dan Kepala Bidang Urais.
Dalam arahannya, H. Andi Moh. Rezky Darma menyinggung tindak lanjut program Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GASPEN) sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran Nomor 06 Tahun 2025.
Sementara itu, Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel H. Abdul Gaffar menegaskan bahwa perhatian Bidang Urais terhadap para penghulu sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan pendampingan yang intens terhadap proses administrasi kenaikan jenjang dan pangkat, baik bagi penghulu pertama yang akan naik ke penghulu muda, maupun penghulu muda yang akan naik ke penghulu ahli madya.
βSemoga para penghulu tetap tenang dalam melaksanakan tugas kepenghuluan. Insya Allah, kami di Bidang Urais tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan hak-hak bapak ibu sekalian. Mudah-mudahan dalam waktu dekat SK kenaikan jabatan akan segera terbit. Mari kita bersabar dan menunggu sesuai prosedur serta mekanisme yang berlaku,β ujar beliau menutup arahannya.(arm)