Pancur
Batu, (Humas). Dalam rangka penguatan pembinaan kelembagaan keagamaan serta
peningkatan kualitas pelayanan publik, KUA Pancur Batu menggelar diskusi
bersama Padepokan Condromowo terkait permohonan rekomendasi pertimbangan badan
hukum perkumpulan, Selasa (18/02), di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli
Serdang.
Kegiatan
diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Pancur Batu, H. Ilyas, M.A,
didampingi jajaran penyuluh agama dan staf KUA. Diskusi berlangsung dalam
suasana dialogis, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.
Pada
awal pertemuan, pihak KUA Pancur Batu menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan,
yaitu untuk melakukan pendalaman informasi terkait profil, latar belakang, visi
dan misi, serta aktivitas Padepokan Condromowo dalam bidang keagamaan dan
kemasyarakatan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan dan
pendampingan terhadap lembaga keagamaan yang berada di wilayah kerja KUA Pancur
Batu.
Dalam
arahannya, H. Ilyas, M.A menegaskan bahwa forum diskusi merupakan sarana untuk
membangun komunikasi yang baik, saling memahami, serta memperkuat sinergi
antara KUA dan masyarakat.
βMelalui
diskusi ini, kita ingin membuka ruang dialog yang sehat, saling berbagi
informasi, dan membangun kesepahaman terkait pengelolaan kegiatan keagamaan dan
administrasi kelembagaan,β ujarnya.
Selanjutnya,
perwakilan Padepokan Condromowo memaparkan sejarah berdirinya padepokan,
struktur kepengurusan, program kegiatan, serta bentuk pembinaan keagamaan yang
selama ini dijalankan. Mereka juga menjelaskan tujuan pendirian perkumpulan
serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembinaan umat dan menjaga
keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Dalam
sesi dialog, jajaran KUA Pancur Batu dan pihak padepokan membahas berbagai
aspek yang berkaitan dengan landasan keagamaan, pola pembinaan spiritual,
bentuk kegiatan rutin, sistem pengelolaan organisasi, hubungan dengan
masyarakat sekitar, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Diskusi
berlangsung secara aktif dengan adanya penyampaian pandangan, klarifikasi, dan
penjelasan dari masing-masing pihak.
Pihak
KUA Pancur Batu juga memberikan pemahaman terkait pentingnya kesesuaian ajaran
dan praktik keagamaan dengan nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan
berorientasi pada persatuan umat. Selain itu, disampaikan pula pentingnya
tertib administrasi, transparansi kegiatan, serta akuntabilitas organisasi
dalam menjalankan aktivitas perkumpulan.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya KUA dalam mendukung program prioritas Kementerian
Agama Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan moderasi beragama,
peningkatan kualitas pembinaan umat, serta penataan organisasi keagamaan di
tingkat kecamatan.
Sepanjang
kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi.
Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai sarana bertukar informasi, memperluas
pemahaman, serta mempererat hubungan kelembagaan antara KUA Pancur Batu dan
Padepokan Condromowo.
Melalui
kegiatan diskusi ini, KUA Pancur Batu menegaskan komitmennya untuk terus
membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk
lembaga dan perkumpulan keagamaan, guna mewujudkan kehidupan beragama yang
rukun, damai, dan sejuk di wilayah Kecamatan Pancur Batu.