Bengkalis (Humas) Penghulu Kantor Urusan
Agama (KUA) Kecamatan Pinggir, Ria Suardi, S.Ud, mewakili Kepala KUA Pinggir R.
Hadi Peratama Jaya, S.H, menghadiri kegiatan Pembukaan Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pinggir Tahun 2026, yang berlangsung pada
Senin, (09/02/2026), bertempat di Aula Kantor Camat Pinggir.
Kegiatan
strategis tahunan ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi
masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan Kecamatan Pinggir yang lebih
terencana, berkelanjutan, dan berkeadilan. Musrenbang tahun ini dihadiri oleh
berbagai unsur pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah
hingga tokoh masyarakat.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos., M.MP, yang diwakili
oleh Asisten II Setda Bengkalis, Toharudin, S.H., M.Si, Wakil Ketua DPRD
Bengkalis M. Arsya Fadillah, S.IP, para pimpinan tinggi pratama di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Bengkalis, unsur Forkopimcam Pinggir, kepala desa dan
lurah se-Kecamatan Pinggir, ketua BPD, kepala UPT, Tim Penggerak PKK,
pendamping desa, perwakilan KUA, serta tokoh masyarakat.
Acara diawali
dengan sambutan Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay, S.Sos., M.Si, dan secara
resmi dibuka oleh Asisten II Setda Bengkalis mewakili Bupati Bengkalis.
Dalam
sambutannya, Camat Pinggir menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah
menyatukan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Ia menyampaikan:
"Musrenbang
ini bukan sekadar forum administratif, tetapi ruang strategis untuk menyatukan
gagasan, harapan, dan kebutuhan masyarakat demi mewujudkan pembangunan
Kecamatan Pinggir yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Kami berharap seluruh
unsur yang hadir dapat berperan aktif, memberikan masukan konstruktif, serta
menjaga semangat kebersamaan dalam merumuskan program prioritas tahun 2026.β
Penghulu KUA
Pinggir, Ria Suardi, S.Ud, dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen KUA
untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Ia mengatakan:
"KUA
sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan siap mendukung
program pembangunan melalui penguatan ketahanan keluarga, pembinaan keagamaan,
serta pelayanan publik yang profesional dan berintegritas. Kami percaya bahwa
pembangunan yang kuat harus ditopang oleh masyarakat yang religius, harmonis,
dan berakhlak mulia.β