Siak (Humas)
Senin, (09/03/2026), Di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H di
Musholla Miftahunnajah, Komplek Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak,
Aparatur Sipil Negara (ASN) kantor dan sekitar berkumpul untuk mengikuti
kegiatan Tausiah Kultum ba'da Zhuhur yang menjadi agenda rutin selama bulan
suci.
Hadir sebagai pentausiah, Kepala KUA Kecamatan Sungai Mandau,
Sariman, yang mengingatkan para jamaah mengenai kemuliaan melangkahkan kaki ke
rumah Allah. Ia menekankan bahwa setiap langkah yang diayunkan menuju tempat
ibadah bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana penggugur dosa dan
pengangkat derajat bagi seorang mukmin di sisi Allah SWT.
"Kehadiran kita di majelis ilmu seperti ini juga memiliki
keutamaan yang luar biasa. Para malaikat senantiasa membentangkan sayapnya dan
mendoakan kebaikan bagi siapa saja yang ikhlas menuntut ilmu agama,"
ujarnya.
Memasuki inti tausiah, Sariman mengupas lebih dalam mengenai
hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa "Puasa itu adalah
perisai". Sebagai perisai (al-junnah), puasa seharusnya mampu membentengi
seorang Muslim dari syahwat duniawi dan godaan api neraka. Perisai ini hanya
akan berfungsi dengan kuat apabila seseorang mampu menjaga lisannya dari ucapan
buruk dan hatinya dari penyakit dengki selama berpuasa.
Menutup penyampaiannya, ia berpesan agar umat Islam tidak hanya
terjebak pada aspek kuantitas atau sekadar menahan lapar dan dahaga. Momentum
Ramadhan 2026 ini harus diisi dengan aktivitas ibadah yang berkualitas.
"Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita. Jangan biarkan
puasa kita berlalu tanpa makna. Isilah dengan zikir, tadabbur Al-Qur'an, dan
pelayanan masyarakat yang diniatkan sebagai ibadah, sehingga puasa kita
benar-benar menjadi perisai yang kokoh," tutup Sariman. (Hd)