KUA Sabak Auh Tanam 90 Bibit Pohon di 30 Titik, Wujud Gerakan Ekoteologi

Siak (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sabak Auh, menanam sebanyak 90 bibit pohon di 30 titik yang tersebar di wilayah Kecamatan Sabak Auh pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang melibatkan Kepala KUA Sabak Auh, Junaidi, bersama seluruh pegawai tersebut merupakan bagian dari Gerakan Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penanaman bibit pohon dilakukan di sejumlah lokasi, meliputi lingkungan kantor KUA, rumah ibadah, madrasah, serta lahan produktif yang telah ditentukan. Bibit yang ditanam terdiri atas jenis tanaman produktif dan tanaman pelindung yang disesuaikan dengan kondisi lahan di wilayah Kecamatan Sabak Auh.

Junaidi selaku Kepala KUA Sabak Auh, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Agama RI terkait gerakan penanaman pohon dan penguatan ekoteologi. Menurutnya, menjaga kelestarian alam tidak hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

โ€œMenanam pohon adalah bagian dari ibadah. Hari ini kami menanam 90 bibit di 30 titik di Kecamatan Sabak Auh. Ini bukan sekadar menanam, melainkan menanam harapan dan sedekah untuk generasi mendatang. Pohon yang kita tanam hari ini merupakan warisan berharga bagi anak cucu kita,โ€ ujar Junaidi.

Ia menjelaskan, ekoteologi merupakan pendekatan yang menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam perspektif Islam, manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di bumi untuk memelihara alam, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan.

โ€œMelalui gerakan ini, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menanam pohon harus diikuti dengan perawatan yang berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,โ€ tambahnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Sabak Auh berharap 90 bibit pohon yang telah ditanam di 30 titik dapat tumbuh subur, menghasilkan oksigen, memberikan manfaat ekologis dan ekonomis, serta menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

โ€œSemoga gerakan ekoteologi ini semakin menumbuhkan kesadaran kolektif untuk mencintai dan merawat bumi sebagai ciptaan Allah SWT. Kami juga berharap Kecamatan Sabak Auh senantiasa diberikan kesuburan, kesejukan, dijauhkan dari bencana, dan menjadi wilayah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,โ€ tutup Junaidi.

Kegiatan berlangsung lancar dalam suasana kebersamaan dan semangat gotong royong. Melalui gerakan ini, KUA Sabak Auh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual, tetapi juga mendorong kepedulian dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. (ABS/Hd)


Bagikan Artikel