Pekanbaru (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rumbai Barat menggelar
pertemuan dalam rangka membahas kerja sama pembinaan calon pengantin (catin)
dengan Balai Penyuluhan KB Sejahtera Kecamatan Rumbai Barat, pada Kamis
(5/2/2026)
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Balai Penyuluhan KB Sejahtera
Kecamatan Rumbai Barat dan diikuti oleh Kepala KUA Rumbai Barat, para Penghulu,
Penyuluh Agama, staf KUA, serta Kepala Balai Penyuluhan KB Sejahtera Kecamatan
Rumbai Barat.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Rumbai Barat, Hasbirullah,
menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting dalam rangka meningkatkan
kualitas pembinaan kepada calon pengantin. Menurutnya, sinergi antara KUA dan
Balai Penyuluhan KB bertujuan untuk memperkuat pemahaman catin terkait
kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta kesiapan fisik dan mental
dalam membangun rumah tangga.
“Pembinaan calon pengantin melalui kerja sama ini diharapkan
dapat membekali mereka dengan pengetahuan yang memadai agar mampu mewujudkan keluarga
yang sehat, harmonis, dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Penyuluhan KB Sejahtera Kecamatan
Rumbai Barat, Yudi Firnando, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan
menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan program
pembinaan catin.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini, calon
pengantin akan diberikan pemahaman mengenai program Keluarga Berencana (KB),
pencegahan stunting, pengaturan jarak kehamilan, serta pentingnya kesiapan
dalam membina rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.
“Pembinaan ini sangat penting agar pasangan yang akan menikah
memiliki kesiapan yang matang, baik secara fisik, mental, maupun sosial,
sehingga mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan
pengetahuan calon pengantin mengenai kesehatan alat reproduksi, pencegahan
infeksi menular seksual (IMS), serta kesiapan ekonomi dan psikologis dalam
membangun keluarga.
Dengan adanya sinergi antara KUA Rumbai Barat dan Balai
Penyuluhan KB Sejahtera, diharapkan pembinaan calon pengantin dapat berjalan
lebih optimal, berkelanjungan, serta berkontribusi dalam menekan angka stunting
dan perceraian, sekaligus mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah
di tengah masyarakat.