Pekanbaru (Humas) Kegiatan KUA Rumbai Barat BerBakTi
yang digelar dalam rangka sempena Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama
serta Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M berlangsung penuh semangat
kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Husna, Kecamatan Rumbai
Barat, Kota Pekanbaru, Rabu (14/01/2026).
Kegiatan tersebut mendapat
perhatian khusus dengan hadirnya Kasubdit Pemberdayaan Zakat dan Wakaf
Kementerian Agama RI, H. Ghufron, yang didampingi oleh Kabid Penaiszawa Kanwil
Kemenag Provinsi Riau, H. Mas Jekki Amri. Turut hadir pula perwakilan Lembaga
Amil Zakat Energi Kebaikan Rokan (LAZ EKR), Firman.
Kehadiran jajaran
Kementerian Agama pusat, Kanwil, serta mitra lembaga zakat ini menjadi bentuk
dukungan nyata terhadap program KUA Rumbai Barat dalam menguatkan dakwah yang
berorientasi pada kepedulian sosial dan keberpihakan kepada umat.
Dalam kesempatan
tersebut, rombongan turut berpartisipasi secara langsung dalam penyerahan paket
sembako kepada kaum dhuafa serta santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini
menjadi wujud implementasi nilai-nilai ajaran Islam yang menekankan empati,
kepedulian, dan solidaritas sosial.
Kasubdit Pemberdayaan
Zakat dan Wakaf Kemenag RI, H. Ghufron, menyampaikan apresiasi atas inisiatif
dan kolaborasi yang dibangun oleh KUA Rumbai Barat bersama berbagai pihak.
Menurutnya, kegiatan sosial-keagamaan seperti ini sejalan dengan semangat
Kemenag Berdampak, di mana kehadiran negara melalui Kementerian Agama dapat
dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan KUA
Rumbai Barat BerBakTi, diharapkan sinergi antara Kementerian Agama, lembaga
zakat, dan masyarakat terus terjalin secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai
dakwah yang humanis, inklusif, dan solutif dapat diwujudkan secara nyata dalam
kehidupan sosial kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan
kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kabid Urais
Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Muhammad Fakhri, MA. Dalam tausiyahnya, ia
menyampaikan hikmah peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum
penguatan iman, ibadah, dan kepedulian sosial umat Islam.