Kepala KUA Pandu Doa, Penyuluh Agama Dilantik sebagai PC BKMT: Wujud ASN Kemenag Berdampak

Rokan Hilir (Humas) Wujud nyata ASN Kementerian Agama berdampak di tengah masyarakat dibuktikan dengan peran Kepala KUA Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) sebagai pemandu doa dalam Pelantikan Pengurus Cabang Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan TPTM periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan Launching Sekolah Lansia, Minggu (25/10/2026) di Aula Kantor Camat TPTM. Tidak Hanya Kepala KUA yang ambil peran, dua Penyuluh Agama Islam turut dilantik dalam kepengurusan BKMT Kecamatan tersebut.

Ketua BKMT Kabupaten Rokan Hilir, Karmila Sari secara resmi melantik PC BKMT Kecamatan TPTM sekaligus melaunching Sekolah Lansia yang disaksikan dan turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan TPTM, Ketua MUI Kecamatan, Pengurus LAM Kecamatan, Kepala Puskesmas TPTM, Lurah, Datuk/Datin Penghulu se Kecamatan TPTM. 

Kepala KUA TPTM, Ahmad Sugeng Riadi, menyampaikan bahwa doa merupakan bentuk ikhtiar spiritual agar amanah kepengurusan BKMT dapat dijalankan dengan baik dan setiap program yang direncanakan membawa manfaat bagi masyarakat.

"Melalui doa yang kita panjatkan, kita berharap pengurus BKMT yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. KUA siap bersinergi dan mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan beragama," ungkapnya usai kegiatan.

Sementara itu, Melda yang dilantik sebagai Ketua Bidang Dakwah Islam menyampaikan kesiapannya untuk menjalankan amanah melalui penguatan program dakwah yang edukatif, menyejukkan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Alhamdulillah, amanah ini menjadi tanggung jawab sekaligus kesempatan untuk berkontribusi lebih luas dalam pembinaan umat. Saya berharap Bidang Dakwah Islam dapat menghadirkan kegiatan yang memperkuat pemahaman agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tercipta masyarakat yang relegius. Tentu, semua itu membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pengurus dan komponen Pemerintah. tutur Melda.

Ia juga berharap sinergi antara BKMT, KUA, penyuluh agama, pemerintah kecamatan, dan unsur masyarakat semakin kuat sehingga pembinaan keagamaan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata.

Keterlibatan Kepala KUA TPTM, Melda, dan Nurbai menjadi wujud nyata semangat ASN Kemenag Berdampak, yakni menghadirkan pengabdian yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan keagamaan, penguatan dakwah, dan kolaborasi dalam pemberdayaan umat. (ML/Humas)



Bagikan Artikel