PC APRI Lambar (Humas).- Kepala Kantor
Urusan Agama Balik Bukit mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus
pembinaan Kepala KUA se-Kabupaten Lampung Barat yang digelar oleh Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, bertempat diruang rapat Kemenag
Lampung Barat, Rabu (2/7/2025)
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kemenag Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., dengan menghadirkan Penyelenggara Zakat Wakaf sekaligus Plt. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Hj. Linda Susilawati, S.Ag., M.Ag., Perencana Kemenag H. Kailani, S.Sos.I, M.M., Koordinator Kepegawaian Akromiyah, S.Pd., dan seluruh kepala KUA se-Kabupaten Lampung Barat.
H. Miftahus Surur, S.Ag., M.Si., dalam
arahannya menekankan pentingnya seluruh Kepala KUA untuk memahami secara
mendalam tugas pokok dan fungsi (tupoksi) KUA. Hal ini dinilai krusial agar
pelaksanaan tugas-tugas KUA, khususnya dalam hal pembinaan kehidupan keagamaan dapat
berjalan optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Beliau juga
menyoroti pentingnya sinergitas dan kerja sama yang harmonis antarpegawai di
lingkungan KUA. Menurutnya, kekompakan tim kerja di internal KUA menjadi kunci
dalam menjalankan berbagai program keagamaan dengan efektif dan efisien, oleh
karenanya penting dibuatkan Job Discriptions masing-masing ASN dengan mengacu
kepada tupoksi KUA secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala KUA Balik Bukit Fathurrahman, S.Ag., M.H., menyambut baik pelaksanaan Rakor ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat sebagai sarana evaluasi, koordinasi, sekaligus penguatan peran KUA dalam melayani dan membina masyarakat. βKami mengapresiasi pelaksanaan rakor ini. Semoga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan layanan keagamaan yang terbaik di wilayah masing-masing,β ujarnya.
Rakor berlangsung lancar, diisi dengan diskusi produktif dari seluruh peserta rakor yang hadir. Dengan adanya Rakor dan pembinaan ini, diharapkan seluruh Kepala KUA se-Lampung Barat semakin solid, profesional, dan mampu menjalankan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam pembinaan keagamaan di wilayah tugas masing-masing. (Fr)