Deli Serdang, (Humas). Kepala Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, melaksanakan
koordinasi dan silaturahmi bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nur Syakirin
pada Minggu, (08/03). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh
keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat
pembinaan umat serta ruang edukasi keagamaan bagi masyarakat khususnya pada
bulan Ramadhan 1447 H ini.
Kegiatan
koordinasi ini dihadiri oleh Ketua BKM Nur Syakirin Ir. Khairul Amri Ginting, S.Pd.I,
Bendahara BKM H. Martin Sasmita, Koordinator Seksi Ibadah Abdi Harjaka,
serta salah seorang jamaah aktif masjid Bakti Sembiring, bersama unsur
pengurus lainnya.
Dalam
arahannya, Ilyas,
menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah
ritual semata, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan umat dan penguatan
nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Menurutnya,
masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang
religius, moderat, serta mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Masjid
harus menjadi pusat pembinaan umat, tempat lahirnya generasi yang berilmu,
berakhlak, serta mampu menjaga kerukunan antarumat beragama, khususnya di
wilayah Kecamatan Pancur Batu,” ujar Ilyas.
Ia
juga menekankan bahwa penguatan fungsi masjid sebagai pusat edukasi keagamaan
sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama yang tertuang dalam Asta Protas
Kementerian Agama, khususnya dalam upaya memperkuat moderasi
beragama, meningkatkan kualitas layanan keagamaan, serta membangun harmoni
sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya,
melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan, masjid dapat menjadi ruang
strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, serta semangat
persaudaraan antarwarga.
Selain
itu, ia juga mengajak pengurus BKM Nur Syakirin untuk terus menghidupkan
berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara aktif, seperti
pengajian rutin, pembinaan keluarga sakinah, pendidikan Al-Qur’an bagi generasi
muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat memperkuat ukhuwah
Islamiyah.
“Pengurus
BKM memiliki peran penting dalam menghidupkan masjid. Oleh karena itu, sinergi
antara KUA dan BKM perlu terus diperkuat agar program pembinaan umat dapat
berjalan secara optimal,” tambahnya.
Khairul Amri Ginting, menyampaikan
apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh KUA Pancur Batu
kepada pengurus masjid dan jamaah.
Ia
berharap koordinasi yang terjalin dapat semakin memperkuat program pembinaan
keagamaan di lingkungan Masjid Nur Syakirin serta memberikan dampak positif
bagi masyarakat sekitar.
“Kami
sangat menyambut baik arahan dan pembinaan dari KUA Pancur Batu. Semoga sinergi
ini dapat terus berjalan sehingga masjid benar-benar menjadi pusat pembinaan
umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Hal
senada juga disampaikan oleh Koordinator Seksi Ibadah Abdi Harjaka,
yang menilai bahwa kehadiran KUA dalam memberikan arahan dan pembinaan kepada
pengurus masjid sangat penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kegiatan
ibadah dan pelayanan kepada jamaah.
Kegiatan
koordinasi ini juga menjadi sarana dialog dan diskusi antara pihak KUA dengan
pengurus BKM terkait berbagai program pembinaan umat, termasuk upaya
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.
Melalui
kegiatan tersebut diharapkan masjid dapat semakin berperan aktif sebagai pusat
kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang mampu
menumbuhkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta menjaga kerukunan umat
beragama.
Dengan terjalinnya sinergi yang kuat
antara KUA Pancur Batu dan pengurus BKM Nur Syakirin, diharapkan masjid dapat
terus berkembang sebagai pusat pembinaan umat yang tidak hanya menguatkan
spiritualitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kehidupan
sosial yang harmonis, damai, dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat
Kecamatan Pancur Batu.