Pekanbaru (Humas) Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan, jajaran Pemerintah Kecamatan Payung Sekaki bersama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan para tokoh agama menggelar rapat koordinasi dan pemantapan panitia. Pertemuan ini dilangsungkan di Rumah Makan Pondok Baung Bu Haji, pada Selasa (20/10/2026).
Fokus utama dalam rapat ini adalah membahas kesiapan teknis pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Payung Sekaki yang rencananya akan diselenggarakan pada Jumat hingga Sabtu, 30โ31 Oktober 2026 mendatang.
Selain pembahasan MTQ, agenda rapat juga diisi dengan pembahasan tambahan yang tak kalah penting, yakni persiapan pengukuhan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) sekaligus pengukuhan pengurus Majelis Taklim tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan se-Kecamatan Payung Sekaki.
Hadir langsung dalam rapat persiapan tersebut jajaran tokoh dan pimpinan kecamatan diantaranya , Kepala KUA Payung Sekaki, Camat Payung Sekaki, Lurah se Kecamatan Payung sekaki, Ketua LPTQ, dan beberapa tokoh agama di lingkungan kecamatan Payung Sekaki.Kepala KUA Payung Sekaki, Hairullah menyampaikan dukungannya agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan. Ia berharap ajang tingkat kecamatan ini mampu menjaring bibit-bibit unggul di bidang keagamaan.
"Semoga dengan MTQ tingkat Kecamatan Payung Sekaki ini, kita dapat menghasilkan para qari-qariah dan hafidz-hafidzah terbaik yang nantinya siap dan tangguh untuk bersaing di tingkat kota," ujar Hairullah.
Harapan senada juga ditegaskan oleh Plt. Camat Payung Sekaki, Abdullah . Ia meminta seluruh panitia dan pihak terkait untuk bersinergi menyukseskan acara ini guna mendongkrak prestasi kafilah Payung Sekaki di ajang yang lebih tinggi.
"Semoga dengan hasil MTQ kali ini, kita dapat menaikkan angka perolehan kejuaraan di tingkat kota nanti. Kita pasang target, minimal bisa meraih juara 3," pungkas Abdullah dengan optimis.
Dengan persiapan yang matang serta sinergi dari berbagai pihak, diharapkan perhelatan MTQ Kecamatan Payung Sekaki tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, melainkan juga wadah syiar Islam yang kuat bagi masyarakat sekitar.