Gunungsitoli Utara, (Humas). Penyuluh
Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara, Novita
Sari, S.Sos., mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Public Speaking bagi
Penyuluh Agama yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan
secara daring. Kegiatan ini diikuti dari tempat kerja dengan penuh antusias
sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas penyuluh
agama dalam menjalankan tugas pembinaan di tengah masyarakat.
Bimtek tersebut dilaksanakan selama
dua hari, yakni pada Selasa hingga Rabu, 07β08 Juli 2026, dimulai sejak pukul
08.00 WIB hingga selesai setiap harinya. Kegiatan ini diikuti oleh para
penyuluh agama dari berbagai daerah dengan metode pembelajaran interaktif yang
memadukan teori dan praktik, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep,
tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam aktivitas
penyuluhan.
Materi yang disampaikan dalam
kegiatan ini berfokus pada teknik komunikasi efektif, strategi berbicara di depan
publik, penguasaan audiens serta penggunaan bahasa yang persuasif dan mudah
dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, peserta juga dibekali
dengan keterampilan menyusun materi penyuluhan yang menarik, sistematis dan
relevan dengan kondisi sosial keagamaan di lingkungan masing-masing.
Novita Sari, S.Sos. menyampaikan
bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kepercayaan diri serta
kemampuan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara lebih komunikatif dan
menyentuh. Ia juga menilai bahwa kemampuan public speaking merupakan salah satu
kompetensi penting yang harus dimiliki oleh penyuluh agama dalam menghadapi
tantangan dakwah di era modern yang semakin dinamis.
Melalui keikutsertaan dalam Bimtek
ini, diharapkan penyuluh agama KUA Gunungsitoli Utara semakin profesional,
adaptif dan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi keagamaan
yang menyejukkan serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya
nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi
bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia yang unggul dan berdaya saing. (DIH)