Kampar (Humas) Dalam upaya membina karakter serta memberikan pemahaman krusial bagi generasi muda, kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) sukses digelar di SMA Negeri 1 Tapung Hilir. Acara yang diikuti oleh sekitar 600 siswa-siswi ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, Kamis,3 /9/2026
Kantor Urusan Agama (KUA) Tapung Hilir diwakili oleh Penghulu Ahmad Nur Islami. Dalam sambutannya, menyampaikan permohonan maaf dari Kepala KUA yang berhalangan hadir sekaligus menekankan pentingnya program BRUS bagi remaja usia sekolah.
"Kegiatan BRUS ini merupakan program krusial dari Kementerian Agama yang bertujuan membentengi generasi muda. Masa remaja adalah masa transisi yang sangat menentukan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman mendalam agar para siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan moral, spiritual, dan sosial yang kuat," ujar Ahmad Nur Islami sebelum membuka acara secara resmi.
Sambutan hangat juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Tapung Hilir, Sarpiati, yang mengapresiasi tinggi kolaborasi lintas instansi ini. Beliau mengingatkan para siswanya akan besarnya tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
"Anak-anakku sekalian adalah calon pemimpin masa depan. Tantangan zaman tidaklah mudah; ancaman seperti perundungan (bullying) serta penyalahgunakan NAPZA sangat nyata dan dapat merusak masa depan kalian. Manfaatkan kesempatan emas ini untuk menimba ilmu dari para narasumber, serta mari jadikan sekolah kita tempat yang aman, nyaman, dan bersih dari narkoba," pesan Sarpiati, dalam sambutannya
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan dua materi utama yang sangat relevan dengan dinamika remaja saat ini:
Materi I Bahaya Bullying. Disampaikan oleh Abu Nazar, penyuluh Agama Islam materi ini mengupas tuntas dampak buruk perundungan (bullying) baik dari sudut pandang psikologis, sosial, maupun hukum. Para siswa diimbau untuk saling merangkul dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta inklusif tanpa ada diskriminasi.
Materi II Bahaya NAPZA. Kanit Binmas Polsek Tapung Hilir, Aiptu Casvayer, memaparkan secara langsung bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA). Beliau menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam melindungi generasi muda dari ancaman barang haram tersebut, serta mengajak seluruh siswa untuk membentengi diri dari pergaulan bebas.
Melalui penyelenggarakan BRUS ini, diharapkan ratusan siswa SMAN 1 Tapung Hilir dapat mengimplementasikan nilai-nilai positif yang telah dipelajari, menghindari tindakan bullying, dan secara tegas menolak segala bentuk penyalahgunaan NAPZA demi meraih cita-cita di masa depan. Pungkas Ahmad Nur