KUA Pusaka Bantimurung, APRI Maros — Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus didorong oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantimurung. Salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon bersama calon pengantin yang dilaksanakan di Dusun Bungaeja, Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, 6/9/2026
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Penghulu KUA Kecamatan Bantimurung bersama Imam Desa Tukamasea dengan melibatkan calon pengantin yang akan memasuki kehidupan berumah tangga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada calon pengantin bahwa membangun keluarga tidak hanya berkaitan dengan kesiapan spiritual dan sosial, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, penghulu Alimin mengajak calon pengantin untuk menanam dan merawat pohon secara bersama-sama. Bibit pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
“Menanam pohon ini bukan hanya kegiatan penghijauan, tetapi juga menjadi simbol bahwa kehidupan rumah tangga harus dirawat dan dijaga. Sebagaimana pohon yang membutuhkan air, tanah dan perhatian agar tumbuh dengan baik, keluarga juga membutuhkan kasih sayang, kesabaran, tanggung jawab dan kepedulian,” ujar Alimin
Menurutnya, calon pengantin perlu memahami bahwa kehidupan berkeluarga memiliki tanggung jawab yang lebih luas. Selain membangun keluarga yang sakinah, pasangan suami istri juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.
Sementara itu, Imam Desa Tukamasea Kamaruddin Saeni menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara KUA, pemerintah desa, tokoh agama dan masyarakat merupakan langkah positif dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan.
“Semoga pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dan menjadi pengingat bagi calon pengantin bahwa rumah tangga yang akan mereka bangun juga harus memberikan manfaat bagi orang lain dan lingkungan,” ungkapnya.
Para calon pengantin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka secara langsung melakukan penanaman bibit pohon dan mendapatkan pesan agar terus menjaga serta merawat tanaman yang telah ditanam.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa pelayanan KUA tidak hanya berorientasi pada administrasi pernikahan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan keluarga dan penguatan kepedulian sosial serta lingkungan. KUA Bantimurung sebelumnya juga aktif dalam pembinaan remaja dan keluarga sebagai bagian dari penguatan kehidupan keluarga di wilayah Kecamatan Bantimurung.
Melalui gerakan “Tanam Pohon untuk Calon Pengantin”, diharapkan setiap pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga memiliki kesadaran bahwa membangun keluarga yang sakinah juga berarti menghadirkan kebaikan bagi lingkungan dan masyarakat.
Dari calon pengantin, menanam harapan. Dari sebuah pohon, menumbuhkan kehidupan. Dari keluarga, membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Reporter: Wiwit@
Editor: @lim