Tuhemberua (Humas). Dalam rangka memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen lintas sektor dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan reproduksi masyarakat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., menghadiri Pertemuan Koordinasi dan Komitmen Stakeholder Terkait Kesehatan Reproduksi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Senin (21/9). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi dan memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Keterlibatan lintas sektor dinilai penting karena upaya meningkatkan kesehatan reproduksi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., menyampaikan bahwa KUA memiliki peran khusus dalam mendukung edukasi dan pencegahan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keluarga. Melalui layanan bimbingan perkawinan, penyuluhan agama, serta pembinaan masyarakat, KUA dapat turut memberikan pemahaman kepada calon pengantin dan pasangan keluarga mengenai pentingnya membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kesehatan reproduksi memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan keluarga. Pemahaman yang baik sejak sebelum memasuki kehidupan perkawinan diharapkan dapat membantu calon pasangan mempersiapkan kehidupan rumah tangga secara lebih matang, termasuk dalam memahami tanggung jawab kesehatan, perencanaan keluarga, serta pentingnya komunikasi yang sehat antara suami dan istri.
โKUA tidak hanya hadir dalam pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya calon pengantin dan keluarga. Karena itu, sinergi dengan sektor kesehatan sangat penting agar pembinaan yang diberikan dapat semakin komprehensif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,โ ujar Sabrun.
Dalam forum tersebut, para stakeholder juga didorong untuk memperkuat koordinasi dan mengambil peran sesuai kewenangan masing-masing dalam mendukung program kesehatan reproduksi di Kabupaten Nias Utara. Kolaborasi antara sektor kesehatan, pemerintahan, lembaga keagamaan, serta unsur terkait lainnya diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih terpadu dalam memberikan informasi, edukasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
KUA Tuhemberua siap mendukung berbagai upaya bersama yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di wilayah Kecamatan Tuhemberua. Edukasi kesehatan reproduksi dapat menjadi bagian dari penguatan materi pembinaan keluarga dan bimbingan perkawinan sehingga calon pengantin tidak hanya memahami aspek keagamaan dan administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan yang memadai untuk membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Melalui pertemuan koordinasi tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama dan langkah konkret antarpemangku kepentingan dalam mendukung kesehatan reproduksi masyarakat Kabupaten Nias Utara. Sinergi lintas sektor yang terus diperkuat menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah. (MHS/BNP)