Hiliduho (Humas). Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan keluarga dan generasi muda, Penghulu KUA Kecamatan Hiliduho, Syarif Rahmat Mendrofa,S.H mewakili Kepala KUA Kecamatan Hiliduho mengikuti kegiatan Workshop Penyusunan Buku Panduan Bimbingan Pranikah Bagi Remaja yang diselenggarakan oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga Sakinah (KPRK) MUI secara daring melalui Zoom Meeting (04/06/2026).
Workshop
ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pemangku kepentingan yang
memiliki perhatian besar terhadap pembangunan keluarga sakinah di Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi PRK MUI, Hj. Ariyana Wahidah, S.Ag.,
Ketua MUI Bidang PRK, Dr. Hj. Siti Ma'rifah Ma'ruf Amin, S.H., M.H., M.M.,
Pimpinan BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., serta Wakil Ketua Umum
MUI, Buya Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., yang sekaligus membuka workshop secara
resmi.
Selain
itu, kegiatan ini juga diikuti oleh para narasumber dari berbagai bidang
keilmuan, Kepala KUA se-Indonesia, serta peserta workshop baik secara luring
maupun daring dari berbagai daerah.
Workshop
ini bertujuan untuk menyusun buku panduan bimbingan pranikah yang dapat menjadi
referensi bagi para pembimbing, penyuluh agama, penghulu, dan pemangku
kepentingan lainnya dalam memberikan edukasi kepada remaja mengenai pentingnya
kesiapan membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai
keagamaan.
Dalam
kesempatan tersebut, Syarif Rahmat Mendrofa menyampaikan bahwa kegiatan ini
menjadi wadah yang sangat penting untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan
kapasitas para pelaksana layanan bimbingan perkawinan di tingkat akar rumput.
βMelalui workshop ini, kami memperoleh banyak masukan dan perspektif baru mengenai strategi pembinaan remaja serta pentingnya mempersiapkan generasi muda sebelum memasuki jenjang pernikahan. Materi yang disampaikan akan menjadi bekal berharga dalam mendukung program pembinaan keluarga sakinah di wilayah kerja KUA Kecamatan Hiliduho,β ujarnya.
Keikutsertaan
Penghulu KUA Kecamatan Hiliduho dalam workshop nasional ini merupakan bentuk
komitmen KUA dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kehidupan keluarga
sejak usia remaja. Melalui penyusunan buku panduan bimbingan pranikah yang
komprehensif dan relevan dengan tantangan zaman, diharapkan lahir generasi muda
yang memiliki kesiapan mental, spiritual, sosial, dan ekonomi dalam membangun
rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Hasil
dan wawasan yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi bekal berharga dalam
memperkuat layanan bimbingan dan pembinaan keluarga di wilayah Kecamatan
Hiliduho serta mendukung terwujudnya program Kementerian Agama dalam membangun
ketahanan keluarga Indonesia. (MHS/SRM)