Hiliduho (Humas). Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat: 1.448 Rashdul Kiblat, Penghulu KUA Kecamatan Hiliduho, Syarif Rahmat Mendrofa, S.H mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Indonesia Berkiblat yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (2 Juli 2026). Kegiatan ini diikuti oleh para penghulu, penyuluh agama Islam, serta jajaran Kementerian Agama dari seluruh Indonesia sebagai langkah awal menyamakan persepsi dan teknis pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Rapat
koordinasi ini bertujuan memberikan pembekalan kepada seluruh peserta mengenai mekanisme
pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
yang akan dilaksanakan pada 15β16 Juli 2026.
Melalui kegiatan ini, para penghulu dan penyuluh diberikan pemahaman tentang
tata cara pelaksanaan pengukuran dan pengecekan arah kiblat menggunakan fenomena
Rashdul Kiblat, sehingga pelaksanaan
di setiap daerah dapat berlangsung secara seragam, tepat, dan sesuai dengan
ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam
pemaparannya, narasumber menekankan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari
upaya Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada
masyarakat, khususnya dalam memastikan arah kiblat masjid, musala, dan tempat
ibadah umat Islam sesuai dengan kaidah ilmiah dan syariat. Selain itu, kegiatan
ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memastikan
ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah salat.
Usai
mengikuti rapat koordinasi tersebut, Penghulu KUA Kecamatan Hiliduho, Syarif Rahmat,
menyatakan kesiapan KUA Hiliduho untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan
Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. KUA Hiliduho akan melakukan koordinasi
dengan penyuluh agama Islam, pengurus masjid, Badan Kemakmuran Masjid (BKM),
serta tokoh agama di wilayah Kecamatan Hiliduho agar pelaksanaan kegiatan
nantinya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi
masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat. Kami di KUA Hiliduho siap mendukung dan mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan pengecekan arah kiblat sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang profesional dan bermanfaat," ujarnya.
Melalui
keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, KUA Kecamatan Hiliduho menegaskan
komitmennya dalam mendukung program-program strategis Kementerian Agama,
khususnya di bidang pelayanan keagamaan. Diharapkan, pelaksanaan Gerakan
Nasional Indonesia Berkiblat di Kecamatan Hiliduho nantinya dapat berjalan
lancar, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya akurasi arah kiblat,
serta memperkuat kualitas pelayanan keagamaan kepada umat. (MHS/SRM)