MoU Ditindaklanjuti, KUA Tanah Putih Mulai Pembinaan Keagamaan di Lapas Bagansiapiapi

Rokan Hilir (Humas)  Komitmen menghadirkan pembinaan keagamaan bagi warga binaan terus diperkuat melalui sinergi antara Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bagansiapiapi.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan perdana Program Pembinaan Pemasyarakatan yang digelar di Aula Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, Selasa (14/07/2026), sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua instansi.

Program ini menjadi langkah nyata dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan kepada warga binaan. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh agama KUA Kecamatan Tanah Putih, diharapkan para warga binaan memiliki bekal spiritual yang kuat, akhlak mulia, serta semangat untuk memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, H. Majemuk menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan. Menurutnya, kerja sama yang telah dibangun bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata.

"MoU yang telah kita bangun bukan sekadar dokumen kerja sama, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan pembinaan keagamaan yang mampu menyentuh hati warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran beragama, memperbaiki akhlak, serta menjadi jalan bagi mereka untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. KUA Tanah Putih siap memberikan pendampingan keagamaan secara berkesinambungan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujar H. Majemuk.

Ia juga mengajak seluruh warga binaan memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.

"Setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Jadikan masa pembinaan ini sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat iman dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," pesannya.

Sementara itu, mewakili Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, Ari menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan KUA Kecamatan Tanah Putih. Ia menilai kehadiran penyuluh agama akan memberikan kontribusi besar dalam membangun mental dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KUA Kecamatan Tanah Putih, khususnya kepada Bapak H. Majemuk beserta seluruh jajaran, atas terlaksananya MoU dan dimulainya program pembinaan keagamaan ini. Kami yakin kehadiran para penyuluh agama akan memberikan motivasi, membangun mental spiritual, serta menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ungkapnya. (TH/Humas)



Bagikan Artikel