Hiliduho (Humas). Dalam rangka pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Idanogawo, Penghulu KUA Kecamatan Hiliduho, Syarif Rahmat Mendrofa,S.H, hadir sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada pasangan calon pengantin Fitrahwati Laia dan Muhammad Andi Harefa yang akan memasuki kehidupan rumah tangga(18/06/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh keluarga calon pengantin, Penghulu Kabupaten Nias Yusri Tanjung, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam, Penyuluh Dari BKKBN Kecamatan Idanogawo serta pegawai KUA Kecamatan Idanogawo.
Dalam
kesempatan tersebut, Syarif Rahmat menyampaikan materi tentang membangun
kehidupan rumah tangga yang harmonis dengan mengambil hikmah dari datangnya
Bulan Muharram sebagai awal tahun baru Hijriah. Menurutnya, Muharram bukan
hanya momentum pergantian tahun, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi
setiap muslim untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk
dalam membangun keluarga.
Dalam
paparannya, Syarif Rahmat mengajak pasangan calon pengantin untuk menjadikan
pernikahan sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih berkualitas. Ia
menegaskan bahwa sebagaimana Muharram menandai awal perjalanan baru dalam
kalender Hijriah, maka pernikahan juga merupakan awal perjalanan baru yang
membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
"Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan visi, harapan, dan tanggung jawab untuk membangun keluarga yang diridhai Allah SWT. Jadikan semangat Muharram sebagai semangat untuk terus memperbaiki diri dan menjaga komitmen dalam rumah tangga," ujarnya.
Lebih
lanjut, ia menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga akan menghadapi berbagai
dinamika dan tantangan. Oleh karena itu, pasangan suami istri harus membangun
hubungan yang dilandasi iman, saling menghormati, komunikasi yang baik, serta
kesediaan untuk bermusyawarah dalam setiap persoalan. Menurutnya, keluarga yang
harmonis tidak lahir karena tidak adanya masalah, tetapi karena adanya komitmen
bersama untuk menyelesaikan setiap masalah dengan bijaksana.
Selain
itu, Syarif Rahmat juga mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai madrasah
pertama bagi anak-anak. Ia berharap pasangan calon pengantin dapat
mempersiapkan diri menjadi orang tua yang mampu menanamkan nilai-nilai agama,
akhlak mulia, dan karakter yang baik kepada generasi penerus.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pasangan calon pengantin, Fitrahwati Laia dan Muhammad Andi Harefa, bersama keluarga yang mendampingi tampak antusias mengikuti setiap sesi dan berdiskusi mengenai berbagai aspek kehidupan rumah tangga yang akan mereka jalani nantinya.
Melalui
kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan pasangan calon pengantin
memperoleh bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah,
warahmah, serta menjadikan momentum Muharram sebagai titik awal hijrah menuju
kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan. (MHS/SRM)