Paser Belengkong – Dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan
kegiatan pembinaan generasi muda, KUA Paser Belengkong melaksanakan
kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah dengan kelompok sasaran remaja usia
sekolah. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Karakter Remaja Qeren
Qurani” dan dilaksanakan bekerja sama dengan dua sekolah menengah atas di
wilayah tersebut. Kegiatan ini dipandu langsung oleh H. Yasser Arafat,
S.Ag. selaku Penghulu/Kepala KUA Paser Belengkong dan Ahmad, S.Ag. selaku
Penyuluh Agama Islam pada KUA Paser Belengkong.
Dengan tajuk “The Most KUA (Move for
Sakinah Maslahat)” sebagai bagian dari rangkaian tema besar “Joyful Ramadan
Mubarak” yang digagas oleh Kementerian Agama, kegiatan ini dilaksanakan di dua
tempat berbeda, pertama dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026 di SMAN
1 Paser Belengkong, dan dilanjutkan pada Rabu, 25 Februari 2026 di SMAN
2 Paser Belengkong. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh
antusias dan semangat Ramadan.
Yasser Arafat mengungkapkan bahwa
latar belakang pemilihan kelompok sasaran dan tema dimaksud adalah adanya perkembangan
kehidupan global yang semakin kompleks membawa dampak signifikan terhadap
tumbuh kembang remaja usia sekolah. Arus informasi yang terbuka luas melalui
media sosial dan platform digital memberikan peluang sekaligus tantangan. Di
satu sisi, remaja memperoleh akses pengetahuan yang tak terbatas, namun di sisi
lain mereka juga rentan terhadap paparan konten negatif, paham radikal maupun
liberal yang ekstrem, serta krisis identitas dan kekosongan spiritual.
Lebih lanjut dia menyatakan “Fenomena
tersebut menunjukkan bahwa remaja membutuhkan pendampingan yang terarah dan
berkelanjutan. Bulan Ramadan sebagai momentum pembinaan iman dan karakter
menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan kegiatan bimbingan yang memperkuat
nilai-nilai keislaman, membangun konsep diri positif, serta membekali remaja
dengan kecakapan hidup dalam menghadapi masa depan”.
Dalam pemaparan materinya, Yasser
Arafat menekankan bahwa remaja saat ini hidup di tengah kompleksitas
globalisasi dan arus informasi yang sangat terbuka. Media sosial, perkembangan
teknologi, serta berbagai ideologi yang berkembang pesat dapat memberikan
pengaruh besar terhadap pembentukan karakter generasi muda.
“Remaja harus memiliki pondasi iman
yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal maupun liberal yang
menyimpang. Karakter Qurani menjadi benteng utama dalam menghadapi tantangan
zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad, S.Ag
menyampaikan pentingnya membangun konsep diri yang positif, meningkatkan
literasi digital, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat
spiritualitas melalui ibadah, tadabbur Al-Qur’an, dan pembiasaan akhlak mulia.
Kegiatan di dua SMAN itu berlangsung
dengan suasana yang komunikatif dan penuh partisipasi aktif dari para siswa.
Pihak sekolah menyambut baik program pembinaan ini dan berharap kegiatan serupa
dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan
karakter peserta didik.
Melalui kegiatan Bimbingan Keluarga
Sakinah ini, KUA Paser Belengkong menegaskan komitmennya dalam mendukung
pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, moderat, dan
berdaya saing, serta kelak mampu mewujudkan keluarga sakinah di masa depan.
Ramadan 1447 H pun menjadi momentum
strategis untuk menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan remaja, sebagai
bekal menghadapi dinamika kehidupan global yang terus berkembang.