Membangun Fondasi Kokoh, Kelas Pranikah Fokus pada Manajemen Konflik Pengelolaan Keuangan

Dumai (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Barat kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Pernikahan bagi calon pengantin dengan mengangkat tema โ€œManajemen konflik, mengelola Ekonomi Keluarga dan Tips Membentuk Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah.โ€ Kegiatan diselenggarakan pada Selasa (15/09/2026) mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai, bertempat di Ruang Balai Nikah KUA Kecamatan Dumai Barat, Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

Bimbingan hari ini diberikan oleh Kepala KUA Dumai Barat As'ad, penghulu KUA Dumai Barat Surya Hudaya, serta Penyuluh Agama Islam KUA Dumai Barat Rahmadianti dan Devani Nindy Putri. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin agar memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengelola ekonomi keluarga secara bijak, terbuka, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. "Pengelolaan keuangan keluarga tidak hanya berkaitan dengan besarnya pendapatan, tetapi juga bagaimana pasangan mampu menentukan skala prioritas kebutuhan, menghindari pemborosan, membangun komunikasi dalam masalah keuangan, serta saling memahami kondisi ekonomi masing-masing," ucap Rahmadianti.

Secara umum para peserta bimbingan pernikahan sangat interaktif dan antusias mendengarkan nasihat dan materi yang disampaikan dengan penuh semangat dan sangat tertarik dengan adanya respon baik terhadap materi yang diberikan.

"Selain aspek ekonomi, bimbingan juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan tanpa masalah, sehingga suami dan istri perlu membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, saling membantu, menjaga amanah, serta menyelesaikan persoalan dengan musyawarah dan penuh kesabaran," ucap As'ad.

Surya Hudaya dalam penyampaiannya, para catin juga diberikan tips untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, antara lain dengan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT, menjaga komunikasi antara suami dan istri, memahami hak dan kewajiban masing-masing, mengelola emosi dengan baik, membangun kebiasaan saling memaafkan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam setiap pengambilan keputusan keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin tidak hanya memiliki kesiapan administratif untuk melangsungkan pernikahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental, spiritual, emosional, sosial, dan ekonomi dalam membangun kehidupan rumah tangga.


Bagikan Artikel