Melalui Sharing Session BKN, KUA Tuhemberua Perkuat Pengelolaan Arsip Digital ASN/DMS

Tuhemberua (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Sharing Session BKN #54 bertajuk "Lemari Digital-DMS: Arsip ASN Aman, ASN Nyaman, Kinerja Optimal" yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Kamis siang (30/07). Dalam kegiatan ini, KUA Tuhemberua diwakili oleh Betha Nugraha Pratama, S.Sos.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan arsip kepegawaian berbasis digital. Acara dipandu oleh Nurjannah Selly K., S.Hum. sebagai moderator dan Emia Regita, S.H., M.H. sebagai pembawa acara. Sementara itu, sambutan pembuka disampaikan oleh Rury Citra Diani, S.E., M.A., selaku Direktur Arsip Kepegawaian ASN BKN.

Pada sesi utama, Indah Aulia Ulipah, S.E., Arsiparis BKN, menyampaikan materi mengenai penerapan Document Management System (DMS) atau Lemari Digital sebagai inovasi dalam pengelolaan arsip ASN. DMS dirancang untuk memudahkan proses penyimpanan, pencarian, pengelolaan, hingga pengamanan dokumen kepegawaian secara elektronik sehingga lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pemanfaatan DMS tidak hanya memberikan kemudahan dalam pengelolaan dokumen, tetapi juga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel. Sistem ini mampu meminimalkan risiko kehilangan dokumen, mempercepat proses administrasi, serta meningkatkan keamanan arsip melalui pengelolaan digital yang lebih sistematis.

Melalui sharing session ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya transformasi digital dalam bidang kearsipan. Pengelolaan arsip yang sebelumnya banyak bergantung pada dokumen fisik kini beralih menuju sistem digital yang lebih praktis, mudah diakses sesuai kewenangan, serta mampu mendukung produktivitas kerja ASN di berbagai instansi pemerintah.

Bagi KUA Tuhemberua, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur sekaligus bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam mendukung pengelolaan administrasi dan arsip yang semakin tertib, aman, dan profesional.

Dengan mengikuti Sharing Session BKN #54, KUA Tuhemberua berharap dapat mengimplementasikan praktik-praktik pengelolaan arsip digital yang lebih baik di lingkungan kerja. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola administrasi, memperkuat pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya birokrasi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan yang prima. (MHS/BNP)

Bagikan Artikel