Humas.Kemenag_NTB . Mahasiswa PKL yang
berasal dari 3 perguruan tinggi di NTB yang sedang melaksanakan kegiatan
Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) di Kanwil Kemenag Provinsi NTB mengikuti
kegiatan apel pagi dan mereka memulai Moderasi Beragama. Selain Moderasi
Beragama mereka juga memperkenakan beberapa program yang ada di Kanwil Kemenag
Provinsi NTB khususnya Bidang Bimas Islam.
Apel pagi di pimpin Kabid Bimas Islam sekaligus Plt Kabid PHU H. Azharuddi dan turut hadir juga Kabag TU dan pejabat eselon III dan Ketua Tim, ASN, Mahasiswa PKL dari beberapa Universitas dan perguruan tinggi di Kota Mataram dan Kab Lombok Barat yang dilaksanakan di halaman Kanwil Kemenag Provinsi NTB Senin, 23 September 2024.
H.
Azharuddin didepan peserta apel dan termasuk juga mahasiswa PKL menyampaikan 5
Tugas Pokok dan Fungsi Kebimasan Islam.
“Ada 5 tugas pokok dan fungsi bimas Islam yaitu
pertama Urusan Agama Islam dan pembinaan Syari’ah, Kedua Bina Kantor Urusan
Agama dan Keluarga Sakinah, Ketiga Penerangan Agama Islam, Keempat Pemberdayaan
Zakat dan pemberdayaan wakaf dan kelima Kepenghuluan” Ungkap H. Azharuddin.
Lebih
lanjut, H. Azharuddin juga menambahkan bahwa tugas bimas Islam juga menangani
Jaminan Produk Halal yang dilekatkan juga melekat pada Bimas Islam yang di
tangani oleh Satgas Halal yang diketuai oleh Kabag TU dan anggotanya sebagian
besar dari Bimas Islam.Ujarnya.
Seperti
yang disampaikan Kabid Bimas Islam. ada beberapa program Kementerian Agama yang
perlu menjadi atensi dan dukungan dari seluruh ASN termasuk para mahasiswa yang
saat ini sedang melakukan kegiatan PKL agar bisa juga bergerak secara masif
untuk mensosialisasikan yaitu pertama Moderasi kehidupan Beragama atau
Moderasiu Beragama. Yang hampir semua bidang memiliki program bidang moderasi
beragama.
“Mungkin
para mahasiswa yang sedang PKL perlu mengetahui apa itu Moderasi Beragama.
Moderasi Beragama itu adalah perpaduan dalam perbedaan baik internal maupun
eksternal kehidupan umat beragama” papar H. Azharuddin.
Didepan
para mahasiswa PKL, Plt.Kabid PHU ini juga menyampaikan beberapa indikator
moderasi beragama yaitu berkeadilan, menerima perbedaan, anti kekerasan dan
menghargai budaya – budaya bangsa.
Selain
Moderasi Beragama, Plt Kabid PHU ini juga mengungkapkan terkait program
Revitalisasi KUA . Revitalisasi KUA juga diungkapkan oleh Kabid Bimas Islam
sebagai bagian dari program Kementerian Agama di bidang Bimas Islam sebagai
tujuan agar layanan di KUA itu benar – benar dirasakan oleh secara prima.
Layanan Prima di KUA dapat dirasakan melalui peningkatan kualitas sarana dan
prasarana KUA.
“Bagaimana
masyarakat belum ke KUA mereka sudah nyaman” Ujar H. Azharuddin
Revitalisasi KUA juga menekankan kualitas SDM
KUA mulai dari staf sampai Kepala KUA ditingkatkan kualifikasinya mulai dari
personal building sampai dengan capasity building melalui Diklat dan indikator
peningkatan kualitas layanan ( Humas _kemenag NTB)