Lima Pilar dan Keselarasan Prioritas, KUA Makale Raya Dorong Keluarga Sakinah yang Maslahat

Makale (Humas KUA Makale) - Kantor Urusan Agama (KUA) Makale Raya menyelenggarakan Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahat di Masjid Nurul Jihad Se'pon, Rabu (5/8/2026), pukul 09.00–12.00 WITA. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan yang berbasis nilai-nilai Islam, sekaligus membekali pasangan suami istri dengan pemahaman yang tepat dalam membangun rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan maslahat.

Pada sesi pertama, penghulu KUA Makale, M. Maulana Al Idrus, tampil sebagai narasumber dengan mengangkat materi tentang Lima Pilar Keluarga Sakinah. Dalam penyampaiannya, ia mengawali materi dengan analogi sebuah rumah yang hanya mampu bertahan dari gempa apabila memiliki pondasi yang kokoh. Menurutnya, demikian pula rumah tangga yang tidak cukup dibangun dengan kebahagiaan yang tampak di permukaan, tetapi harus ditopang oleh nilai-nilai yang menjadi pondasi kehidupan berkeluarga.

Ia menjelaskan bahwa pondasi tersebut diwujudkan melalui lima pilar utama, yaitu Zawaj sebagai semangat kemitraan dan saling melengkapi antara suami dan istri, Mitsaqan Ghalidzan sebagai komitmen suci pernikahan di hadapan Allah SWT, Mu'asyarah bil Ma'ruf yang mengajarkan pentingnya memperlakukan pasangan dengan akhlak terbaik, Musyawarah sebagai budaya mengambil keputusan bersama, serta Taradin yang menekankan pentingnya kerelaan dan kesepakatan dalam setiap langkah kehidupan keluarga. Kelima pilar tersebut menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang mampu menghadapi berbagai tantangan dengan penuh kebersamaan dan saling menguatkan.

Tidak hanya menyampaikan materi, peserta juga diajak melakukan refleksi melalui diskusi mengenai sepuluh aspek prioritas dalam kehidupan keluarga, di antaranya agama, komunikasi, keuangan, pendidikan anak, kesehatan, hubungan dengan keluarga besar, hingga visi masa depan. Melalui aktivitas tersebut, setiap pasangan didorong untuk mengenali kesamaan maupun perbedaan prioritas, kemudian menyusun komitmen bersama sebagai bekal dalam membangun keluarga yang lebih harmonis dan meminimalkan potensi konflik di kemudian hari.

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahat ini, KUA Makale Raya berharap dapat melahirkan keluarga-keluarga yang tidak hanya kuat secara emosional dan spiritual, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Pembinaan keluarga seperti ini diharapkan menjadi ikhtiar berkelanjutan dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang membawa kemaslahatan bagi lingkungan dan generasi mendatang. (Maul)

Bagikan Artikel