Indragiri Hilir (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Tembilahan menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi para
calon pengantin (Catin), Selasa (31/3/2026). Bertempat di Aula KUA Tembilahan,
sebanyak 12 pasang calon suami-istri antusias mengikuti pembekalan sebagai
persiapan menuju jenjang rumah tangga.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri
lintas sektor untuk memberikan pemahaman komprehensif, mulai dari aspek
kesehatan hingga tata cara berkeluarga menurut syariat Islam. Para pemateri
tersebut di antaranya adalah Dokter dari Puskesmas Gunung Daek, Penyuluh Agama
Islam, Muhammad Ihsan Kamil Shadik dan Asis, Ketua BP4 H. Ambo Upek Kasim serta
Kepala KUA Tembilahan, H. Rasyidi.
Materi yang disampaikan fokus pada tiga
pilar utama, yakni Strategi membina rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah, dan
Warahmah (SAMAWA). Teknik manajemen konflik dalam rumah tangga dan pendalaman
Fiqih Munakahat sebagai fondasi hukum pernikahan.
Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H.
Rasyidi menjelaskan bahwa Bimwin ini merupakan langkah preventif pemerintah
untuk menekan angka perselisihan dan perceraian di tengah masyarakat.
"Pernikahan bukan sekadar penyatuan
dua insan, tapi penyatuan visi dan tanggung jawab besar. Melalui Bimwin Mandiri
ini, kami ingin memastikan setiap calon pengantin memiliki bekal mental dan
ilmu yang cukup. Kami berikan teknik menghadapi konflik agar masalah kecil
tidak menjadi besar, serta penguatan Fiqih Munakahat agar mereka paham hak dan
kewajibannya secara syar'i," ujar H. Rasyidi di sela-sela kegiatan.
Selain materi agama
dan psikologi, kehadiran tenaga medis dari Puskesmas Gunung Daek juga menjadi
poin krusial untuk mengedukasi para Catin mengenai kesehatan reproduksi dan
pencegahan stunting bagi calon anak
mereka kelak. Program ini diharapkan dapat melahirkan keluarga-keluarga baru
yang tangguh dan berkualitas di wilayah Kecamatan Tembilahan. (Ria)