KUA Tanah Putih Siap Bersinergi, Perkuat Pembinaan Keagamaan Siswa Sekolah Rakyat

Rokan Hilir (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih memperkuat sinergi dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir dalam upaya meningkatkan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter peserta didik. Komitmen tersebut mengemuka saat Kepala KUA Kecamatan Tanah Putih, Majemuk menerima kunjungan perwakilan Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir, Senin (14/09/2026) di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir, yakni Kepala Sekolah, Endang Firdaus didampingi salah seorang guru, Zabri menyampaikan permohonan dukungan kepada KUA Tanah Putih melalui Penyuluh Agama Islam untuk memberikan pembinaan keagamaan bagi siswa dan siswi. Permintaan tersebut mendapat sambutan positif sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter peserta didik.

Kepala KUA Tanah Putih, Majemuk menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki iman, akhlak, adab, kedisiplinan dan kepribadian yang baik. Menurutnya, pendidikan perlu berjalan seimbang antara pengembangan ilmu pengetahuan dan penanaman nilai-nilai agama.

โ€œAnak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka tidak hanya perlu dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga harus memiliki iman, akhlak, adab dan karakter yang baik. Karena itu, pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah sangat penting,โ€ ujar H. Majemuk.

Ia menjelaskan, Penyuluh Agama Islam memiliki ruang pengabdian yang luas dalam mendampingi masyarakat, termasuk generasi muda di lingkungan pendidikan. Kehadiran penyuluh di sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi keagamaan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar agar mampu menghadapi berbagai tantangan pergaulan dan perkembangan zaman.

H. Majemuk juga mengingatkan para siswa untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menghormati guru, menyayangi orang tua, menjaga pergaulan, serta membiasakan diri melakukan aktivitas yang positif dan bermanfaat.

โ€œJadikan ilmu sebagai bekal dan agama sebagai pedoman. Hormati guru, sayangi orang tua, jaga pergaulan, serta biasakan diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat. Generasi yang kuat adalah generasi yang memiliki ilmu sekaligus akhlak,โ€ pesannya.


Bagikan Artikel