Sumbul, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumbul kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan pembelajaran membaca Al-Qur’an bagi siswa SMA Negeri 1 Sumbul melalui penerapan Metode Tsaqifa, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang memasuki pertemuan kedua ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sumbul sebagai tindak lanjut dari pembelajaran sebelumnya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan para siswa benar-benar memahami materi yang telah diberikan serta mampu mengikuti tahapan pembelajaran dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, Penyuluh Agama Islam memberikan pengulangan materi, latihan membaca, serta pendampingan secara langsung kepada para siswa. Hal ini dilakukan agar setiap siswa dapat memahami dasar-dasar membaca Al-Qur’an dengan baik dan tidak sekadar mengikuti materi secara teori.
Lilis Lumban Gaol, S.Th.I menekankan bahwa penggunaan Metode Tsaqifa diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam membantu pelajar yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an. Pembelajaran dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen KUA Kecamatan Sumbul dalam meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan siswa tidak hanya memahami materi pembelajaran, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam membaca Al-Qur’an.
Melalui pertemuan kedua ini, KUA Kecamatan Sumbul berharap proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal sehingga tujuan utama kegiatan, yaitu membantu siswa agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dapat tercapai. Mengingat pembelajaran yang baik dan efektif sudah dicontohkan pada masa generasi islam masa itu, oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan para sahabat, merekalah generasi terbaik ummat, dan teladan yang baik, ini Allah abadikan didalam alquran, atas dasar ini lah kua sumbul mengambil pembelajaran dengan mengajarkan bisa membaca Al-Quran, sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
Mengingat generasi Islam adalah generasi yang harus dipersiapkan dimasa yang akan datang dan merupakan tugas dan tanggung jawab kita hari ini, keberhasilan generasi Islam lima atau sepuluh tahun kedepan adalah tugas dan tanggung jawab kita hari ini, marilah kita selaku orang tua, guru, penyuluh agama berkolaborasi mewujudkan generasi Islam yang militan dengan kita peduli dan mau ambil bagian mewujudkan generasi Islam yang militan dengan mau berkorban dan peduli masa depan kejayaan Islam.
Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Sumbul, Ijjatul Hasanah Simbolon, S.Pd., Gr sangat mengapresiasi kehadiran KUA Sumbul, sangat membantu pembelajaran Agama Islam di Sekolah, dan beliau berharap ini terus berkesinambungan dan jangan bosan hadir ke sekolah kami, ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan berdoa yang dipandu oleh salah satu siswa SMA Negeri 1, dengan berakhirnya doa maka pertemuan ke dua dari metode tsaqifa berakhir.(AT)