Sumbul (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumbul mendampingi Tim Kalibrasi Arah Kiblat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten dalam melakukan pengukuran dan penentuan arah kiblat untuk rencana pembangunan mushalla baru di wilayah setempat. Pendampingan ini dilakukan guna memastikan presisi dan akurasi arah kiblat sebelum proses fisik pembangunan dimulai. Rabu (30/09/26)
Proses pengukuran menggunakan peralatan navigasi serta metode kalibrasi standar Kementerian Agama untuk menentukan azimuth kiblat secara akurat. Penentuan titik koordinat ini disaksikan langsung oleh para tokoh masyarakat dan panitia pembangunan mushalla.
Khairil Anwar, S.H. I menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dalam mendirikan sarana ibadah tersebut. Beliau juga mengimbau agar proses legalitas lahan tempat berdiri mushalla segera dirapikan.
"Kami sangat mendukung penuh pembangunan mushalla ini. Namun, kami juga berharap pihak keluarga pewakaf dan panitia dapat segera memproses penyerahan tanah wakaf secara resmi. Dengan begitu, Akta Ikrar Wakaf (AIW) dapat segera diterbitkan di KUA Sumbul agar kedudukan hukum tanah mushalla ini jelas, aman, dan terlindungi di masa mendatang," ujar beliau
Pembuatan AIW (Action Plan/Annual Workplan atau Activity Implementation Plan) merujuk pada penyusunan rencana kerja operasional yang merinci aktivitas, linimasa, alokasi sumber daya, dan penanggung jawab untuk mencapai target strategis tertentu. Tujuan Pembuatan AIW, Menerjemahkan Strategi menjadi Aksi: Mengubah sasaran tingkat tinggi (strategic goals) menjadi langkah operasional harian yang konkret. Menentukan Prioritas & Linimasa: Menyusun urutan pelaksanaan tugas berdasarkan skala prioritas dan batas waktu yang jelas. Mengoptimalkan Alokasi Sumber Daya: Memastikan anggaran, tenaga kerja, serta aset terdistribusi secara efisien sesuai kebutuhan aktivitas. Menetapkkan Akuntabilitas: Menentukan penanggung jawab (person in charge) untuk setiap item kegiatan agar pelaksanaan dapat dipantau secara jelas. Manfaat Pembuatan AIW, Kejelasan Arah Kerja: Memberikan panduan langkah demi langkah bagi tim sehingga risiko kebingungan atau tumpang tindih peran (overlapping) berkurang. Kemudahan Evaluasi & Kontrol: Memudahkan pemantauan progres berkala melalui indikator kinerja kunci (KPI) dan milestone yang telah ditentukan. Mitigasi Risiko: Membantu mengidentifikasi potensi kendala operasional sejak dini dan menyiapkan rencana antisipasi. Efisiensi Anggaran & Waktu: Mencegah pemborosan sumber daya akibat eksekusi kegiatan yang tidak terencana atau meleset dari jadwal.
Kami atas nama pengurus dan seluruh jemaah Masjid Nurul iman mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Kalibrasi Arah Kiblat serta pihak KUA Kecamatan Sumbul. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami.
Penentuan dan kalibrasi arah kiblat ini sangat krusial bagi kami seluruh jemaah, guna memastikan keabsahan dan kesempurnaan pelaksanaan ibadah shalat sehari-hari. Dengan adanya bimbingan serta pengukuran berbasis metode dan teknologi terkini dari tim ahli, kami merasa lebih tenang dan mantap dalam beribadah.
Kami memohon maaf apabila dalam penyambutan, sarana, maupun fasilitas yang kami sediakan terdapat kekurangan yang tidak berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian. Semoga proses pengukuhan dan kalibrasi arah kiblat pada hari ini berjalan lancar dari awal hingga akhir, serta mendatangkan keberkahan bagi kita semua.
Dengan dilakukannya pengukuran arah kiblat dan rencana penerbitan AIW, diharapkan pembangunan mushalla dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan dan kepastian hukum bagi seluruh jamaah. (AT)