KUA Sekampung Udik Dukung Persiapan Perkemahan Hari Pramuka ke-65 dan LT II

Lampung Timur (Humas) – Persiapan pelaksanaan Perkemahan Hari Pramuka ke-65 dan Lomba Tingkat (LT) II Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Sekampung Udik terus dimatangkan. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Pemantapan Akhir yang digelar di Balai Desa Brawijaya, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Senin (14/9/2026).

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Sekampung Udik, Budi Wijaya, S.Pd. Pertemuan membahas berbagai kesiapan menjelang pelaksanaan perkemahan yang dijadwalkan berlangsung pada 17–20 September 2026 di Desa Brawijaya.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rapat, antara lain kesiapan teknis kegiatan, fasilitas perkemahan, kesehatan, keamanan, serta koordinasi antarunsur yang terlibat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terlaksana secara tertib dengan dukungan seluruh pihak terkait.

Rapat turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek dan Danramil, Kepala Puskesmas, Korwil Pendidikan, Kepala Desa Brawijaya, serta Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur, Nyoman Sariyasa.

Kepala KUA Kecamatan Sekampung Udik, H. Feri Prastiana, S.Ag., turut hadir dalam rapat tersebut. Selain sebagai Kepala KUA, H. Feri juga mengemban amanah sebagai Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Amal Bakti.

Kehadiran KUA dalam persiapan kegiatan kepramukaan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam penguatan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan.

H. Feri Prastiana menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki nilai pendidikan yang penting bagi pembentukan karakter pelajar. Menurutnya, kegiatan perkemahan bukan hanya menjadi ruang untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian, tetapi juga dapat menjadi sarana menanamkan sikap disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

β€œKegiatan kepramukaan hendaknya menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berorganisasi dan keterampilan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara KUA, pemerintah kecamatan, unsur keamanan, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi peserta.

Melalui dukungan dan koordinasi lintas sektor tersebut, Perkemahan Hari Pramuka ke-65 dan LT II Kwarran Sekampung Udik diharapkan menjadi momentum positif dalam membentuk generasi muda yang mandiri, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

Bagikan Artikel