KUA Lahewa Gelar Bimbingan Pra Nikah, Tekankan Pentingnya Kesiapan Catin

Lahewa, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Lahewa, Bakrin Sidiq, S.Pd.I., menyampaikan arahan kepada peserta bimbingan pra nikah bagi calon pengantin yang dilaksanakan pada Senin (12/10). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan bekal kepada calon pengantin agar lebih siap dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, sehat, dan bertanggung jawab.

Dalam arahannya, Bakrin Sidiq menekankan bahwa bimbingan pra nikah merupakan salah satu langkah penting dalam mempersiapkan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam ikatan yang sah, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk membangun keluarga yang dilandasi kasih sayang, saling menghormati, komunikasi yang baik, serta komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan tentang kehidupan keluarga. Menurutnya, kesiapan menikah perlu dibangun melalui pemahaman yang matang, baik dari segi mental, spiritual, kesehatan, maupun kemampuan menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai suami dan istri.

Kegiatan bimbingan pra nikah ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB). Materi yang disampaikan berfokus pada kesehatan reproduksi serta pencegahan dan penanganan stunting bagi calon pengantin. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai persiapan kesehatan sebelum menikah dan perencanaan kehidupan keluarga.

Dalam pemaparan materi kesehatan reproduksi, calon pengantin diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri, melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan, serta mempersiapkan kehamilan secara sehat dan bertanggung jawab. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu pasangan memahami pentingnya kesehatan ibu dan anak dalam membangun keluarga yang sejahtera.

Sementara itu, pembahasan mengenai stunting diarahkan untuk meningkatkan kesadaran calon pengantin tentang pentingnya pencegahan sejak sebelum kehamilan hingga masa pertumbuhan anak. Pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kehamilan secara teratur, pola pengasuhan yang tepat, serta akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan beberapa aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kolaborasi antara KUA Lahewa dan Dinas P3AP2KB melalui kegiatan ini menunjukkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mempersiapkan generasi keluarga yang berkualitas. Bimbingan pra nikah tidak hanya memberikan bekal dalam membangun hubungan suami istri, tetapi juga memperluas wawasan calon pengantin mengenai kesehatan keluarga dan tanggung jawab orang tua terhadap masa depan anak.

Melalui kegiatan tersebut, KUA Lahewa berharap para calon pengantin mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari setelah menikah. Dengan persiapan yang baik, komunikasi yang terbuka, serta kesadaran terhadap pentingnya kesehatan keluarga, pasangan diharapkan dapat membangun rumah tangga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera, sekaligus berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di tengah masyarakat. (MHS/ATT)

Bagikan Artikel