Gunungsitoli Utara,
(Humas). Dalam rangka mendukung program Gerakan Membaca Al-Qur’an (Gema
Al-Qur’an) yang digagas oleh Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara secara resmi membuka kegiatan
Gema Qur’an pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Kantor KUA Gunungsitoli
Utara. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menumbuhkan
semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan kerja,
sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual bagi seluruh pegawai KUA. Selain
itu, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pembinaan mental dan spiritual
aparatur di lingkungan Kementerian Agama.
Pelaksanaan Gema
Qur’an diikuti oleh seluruh pegawai KUA Gunungsitoli Utara dengan penuh
antusias. Kegiatan ini tidak hanya sebatas membaca Al-Qur’an secara
bersama-sama, tetapi juga diatur secara sistematis melalui pembagian bacaan
kepada setiap pegawai. Setiap individu diberikan bagian tertentu dari Al-Qur’an
untuk dibaca secara rutin, sehingga seluruh juz dapat diselesaikan secara
terstruktur dan berkesinambungan. Dengan pola tersebut, pelaksanaan kegiatan
menjadi lebih terarah dan mudah untuk dievaluasi secara berkala.
Sebelum kegiatan
mengaji dimulai, Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I. dalam arahannya mengajak seluruh
pegawai untuk mendukung program Kementerian Agama Kota Gunungsitoli sebagai
upaya membangun budaya kerja yang religius dan berlandaskan nilai-nilai
Al-Qur’an. Ia menyampaikan bahwa melalui pembagian bacaan yang jelas, setiap
pegawai diharapkan memiliki tanggung jawab spiritual yang sama dalam
menyukseskan program tersebut. Selain itu, Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi
pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Ia juga
menekankan pentingnya konsistensi dan keikhlasan dalam pelaksanaan kegiatan
tersebut.
Lebih lanjut,
kegiatan Gema Qur’an ini dirancang dengan target khatam Al-Qur’an setiap tiga
bulan sekali. Pola ini dinilai efektif dalam menjaga konsistensi serta
meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Selain
itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan rohani internal yang
berkelanjutan, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis, produktif, dan
penuh keberkahan. Program ini diharapkan mampu menjadi rutinitas positif yang
terus terjaga dalam jangka panjang.
Melalui pelaksanaan
Gema Qur’an ini, KUA Gunungsitoli Utara berharap dapat memberikan contoh
positif bagi instansi lain dalam mengimplementasikan program keagamaan di
lingkungan kerja. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian
Agama Kota Gunungsitoli dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi
juga memiliki integritas dan spiritualitas yang kuat. Harapannya, nilai-nilai
Al-Qur’an dapat tercermin dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada
masyarakat.(DIH)