Gunungsitoli Utara
(Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara kembali
melaksanakan program rutin Jum’at Bersama yang berlangsung di Masjid
Al-Mawaddah, Desa Olora, pada Jum’at, 24 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh
jamaah setempat dengan penuh khidmat dan antusias, sebagai bagian dari upaya
mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat secara langsung. Suasana ibadah
berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan
antara KUA dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan Jum’at
Bersama ini merupakan salah satu program unggulan KUA Gunungsitoli Utara yang
dilaksanakan secara berkala setiap triwulan. Program ini tidak hanya bertujuan
mempererat silaturahmi antara KUA dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana
pembinaan keagamaan yang berkelanjutan serta memperkuat peran KUA sebagai garda
terdepan dalam pelayanan umat. Melalui kegiatan ini, KUA juga berupaya
membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sehingga kehadirannya semakin
dirasakan manfaatnya.
Pada kesempatan
tersebut, Penghulu KUA Gunungsitoli Utara, Dafiq Iman Hakim, S.H., bertindak
sebagai khatib. Kehadiran beliau sebagai khatib menjadi bagian dari komitmen
KUA dalam menghadirkan pesan-pesan keagamaan yang relevan dan menyentuh
kebutuhan spiritual masyarakat di berbagai wilayah binaan. Selain itu,
keterlibatan langsung penghulu dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk teladan
dalam penguatan fungsi pembinaan umat.
Dalam khutbahnya, ia
mengangkat tema “Menghidupkan Hati”, yang menekankan pentingnya menjaga
kebersihan hati melalui dzikir, taubat, serta meningkatkan kualitas ibadah
kepada Allah SWT. Tema ini dipilih sebagai pengingat bagi umat Islam agar tidak
lalai dalam menjaga kondisi hati di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.
Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun mendalam sehingga
mudah dipahami oleh seluruh lapisan jamaah.
Dalam penyampaiannya, khatib mengajak jamaah untuk senantiasa mengingat Allah sebagai kunci ketenangan hati, serta menjauhi perbuatan yang dapat mengeraskan hati. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memperbanyak amal kebaikan dan menjaga hubungan sosial sebagai wujud nyata dari hati yang hidup dan bersih. Ajakan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus memperbaiki diri dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan
ini, KUA Gunungsitoli Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan
program-program pembinaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak
positif dalam meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajaran agama di Kecamatan
Gunungsitoli Utara. Dengan semangat kebersamaan, KUA optimis mampu memperkuat
peran strategisnya dalam membina kehidupan keagamaan yang harmonis dan
berkualitas. (DIH)