KUA Gunungsitoli Utara Melalui PAI Ajak Siswa SMK Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan Jadi Pelajar Tangguh dan Beriman

Gunungsitoli Utara, (Humas). Penyuluh Agama Islam (PAI), Kantor Urusan Agama Kecamatan Gunungsitoli Utara, Novita Sari, S.Sos., menjadi pemateri dalam kegiatan muhadharah yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan pada Jumat (07/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter keagamaan siswa yang rutin dilaksanakan oleh pihak sekolah sebagai upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi siswa untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran penyuluh KUA dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Nomor: B-1159/Kk.02.33/03/BA.01.1/08/2026, yang menugaskan Novita Sari, S.Sos. untuk memberikan pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada para pelajar. Meskipun lintas wilayah kerja, kegiatan ini tetap berjalan dengan baik sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam pembinaan umat dan generasi muda. Dalam suasana yang penuh antusias, para siswa mengikuti kegiatan muhadharah dengan tertib dan penuh semangat, menunjukkan tingginya minat terhadap materi yang disampaikan.

Dalam pemaparannya, Novita Sari mengangkat tema “Menjadi Pelajar SMK yang Tangguh, Beriman dan Membanggakan Negeri”. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, keterampilan vokasional dan kekuatan iman dalam diri seorang pelajar. Menurutnya, pelajar SMK tidak hanya dituntut untuk siap kerja, tetapi juga harus memiliki karakter yang kuat, jujur, disiplin serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sejati adalah ketika ilmu yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Lebih lanjut, ia mengajak para siswa untuk membangun mental tangguh dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk pengaruh negatif lingkungan dan perkembangan teknologi. “Menjadi pelajar yang hebat bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi bagaimana kita mampu menjaga iman, akhlak serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa,” ujarnya di hadapan para peserta. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kontribusi penyuluh KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara dalam mendukung pembinaan karakter siswa. Diharapkan, sinergi antara lembaga pendidikan dan KUA dapat terus terjalin guna mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki landasan iman yang kuat serta mampu menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak terkait. (DIH)


Bagikan Artikel