Gunungsitoli Utara,
(Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara melaksanakan
rapat lanjutan dalam rangka mematangkan persiapan program Pelatihan Imam dan Khatib
yang direncanakan akan diselenggarakan pada bulan Desember mendatang. Rapat
kali ini dilaksanakan di luar kantor, tepatnya di Rice Bowl Cafe, Rabu
(14/10/2026), dan dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara,
Penghulu, Penyuluh Agama Islam, serta para staf KUA Gunungsitoli Utara.
Pelaksanaan rapat di luar kantor tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan
suasana diskusi yang lebih santai dan terbuka, sehingga seluruh peserta rapat
dapat menyampaikan gagasan, saran, dan masukan dalam rangka menyempurnakan
persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan.
Rapat dibuka oleh Dafiq
Iman Hakim MS., S.H., selaku Ketua Panitia sekaligus Penghulu KUA Kecamatan
Gunungsitoli Utara. Dalam pembukaannya, Dafiq menyampaikan bahwa rapat lanjutan
tersebut diperlukan untuk menyatukan persepsi dan memastikan setiap bagian dari
persiapan kegiatan dapat dipersiapkan secara matang. Program pelatihan imam dan
khatib diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar
memberikan manfaat bagi para peserta dalam meningkatkan kemampuan, pengetahuan,
serta keterampilan dalam menjalankan tugas sebagai imam dan khatib di tengah
masyarakat. Oleh karena itu, berbagai aspek penyelenggaraan perlu dibahas
bersama dengan melibatkan seluruh unsur KUA.
Dalam rapat
tersebut, para pegawai KUA Gunungsitoli Utara turut menyampaikan berbagai saran
dan masukan terkait rencana pelaksanaan pelatihan. Pembahasan mencakup sejumlah
hal penting, di antaranya konsep kegiatan, materi yang akan diberikan,
narasumber, sasaran peserta, jadwal pelaksanaan, serta kebutuhan teknis
lainnya. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan panitia
dalam menyusun persiapan kegiatan secara lebih sistematis. Melalui pembahasan
bersama tersebut, diharapkan pelaksanaan pelatihan nantinya dapat berjalan
efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan
kapasitas imam dan khatib di wilayah Kecamatan Gunungsitoli Utara.
Sementara itu, Kepala
KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., selaku pembina
kegiatan menyampaikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan program tersebut.
Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta
pembagian tugas yang jelas di antara panitia agar seluruh rangkaian kegiatan
dapat berjalan sesuai dengan rencana. Menurutnya, keberadaan imam dan khatib
yang memiliki kemampuan dan wawasan yang baik sangat penting dalam memberikan
pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, program pelatihan ini
diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret KUA Gunungsitoli Utara
dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan kehidupan keagamaan di tengah
masyarakat.
Melalui rapat
lanjutan tersebut, panitia bersama jajaran KUA Gunungsitoli Utara berkomitmen
untuk terus melakukan persiapan dan koordinasi hingga pelaksanaan kegiatan pada
bulan Desember mendatang. Seluruh masukan dan hasil pembahasan akan menjadi
bahan dalam penyempurnaan konsep kegiatan, sehingga pelatihan imam dan khatib
dapat terlaksana secara tertib, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi
peserta maupun masyarakat. KUA Gunungsitoli Utara berharap program tersebut
dapat menjadi wadah peningkatan kompetensi sekaligus memperkuat peran imam dan
khatib dalam membina dan memberikan tuntunan keagamaan kepada masyarakat di
wilayah Kecamatan Gunungsitoli Utara. (DIH)