Gunungsitoli Utara
(Humas) β Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara resmi
melaksanakan hari pertama pengantaran celengan amal kepada para donatur pada
Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan
berbasis kepedulian sosial yang diinisiasi untuk meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam berbagi kepada sesama. Program ini juga menjadi wujud nyata
komitmen KUA dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif,
tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan.
Pengantaran celengan
amal ini direncanakan berlangsung secara bertahap hingga tanggal 30 April 2026,
dengan menyasar rumah-rumah para donatur yang telah bersedia berpartisipasi
dalam program tersebut. Melalui kegiatan ini, KUA Gunungsitoli Utara hadir
langsung di tengah masyarakat untuk memudahkan akses beramal secara praktis dan
berkelanjutan. Selain itu, pendekatan jemput bola ini diharapkan mampu
menjangkau lebih banyak kalangan agar turut serta dalam gerakan kebaikan ini.
Celengan amal yang
dibagikan diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa. Para donatur dapat mengisi
celengan tersebut secara rutin selama kurang lebih 10 bulan, sesuai dengan
kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Dengan konsep sederhana ini, masyarakat
diajak untuk membiasakan diri bersedekah sedikit demi sedikit namun konsisten,
sehingga nilai kepedulian dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya,
celengan akan dijemput kembali oleh pihak KUA untuk dilakukan pengelolaan dan
pendistribusian secara transparan dan akuntabel. Adapun hasil dari celengan
amal ini akan disalurkan kepada yang berhak satu minggu sebelum Hari Raya Idul
Fitri tahun 2027, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta
kebahagiaan bagi para penerima menjelang hari besar keagamaan. Momentum ini
dipilih agar bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan pada waktu yang penuh
makna.
Melalui program ini,
KUA Gunungsitoli Utara berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi dan
memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus
menjadi sarana edukasi dalam membangun kebiasaan beramal secara konsisten dan
terencana. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan
berkembang dengan dukungan berbagai pihak, sehingga manfaatnya semakin luas dan
berkelanjutan bagi masyarakat. (DIH)