Gunungsitoli Utara, (Humas). Kantor Urusan
Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara terus berperan aktif dalam mendukung
pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda. Melalui program
kerja pembinaan masyarakat dan lembaga pendidikan, KUA Kecamatan Gunungsitoli
Utara mengirimkan tenaga penyuluhnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan
ekstrakurikuler keagamaan yang diselenggarakan oleh Madrasah Tsanawiyah
Nahdlatul Ulama (MTs NU) Gunungsitoli. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, 18
Juni 2026 bertempat di Aula MTs NU Gunungsitoli dan dihadiri oleh seluruh siswa
serta dewan guru.
Dalam kesempatan ini, Penyuluh Agama
Islam KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara, Novita Sari, S.Sos, bertindak sebagai
pemateri utama dengan mengusung tema โMembentuk Generasi Muda yang Berakhlakul
Karimah di Era Modernโ. Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan
dengan pemahaman usia siswa, sehingga mudah diterima dan dipahami. Penyuluh
menekankan bahwa pembinaan akhlak adalah fondasi utama dalam membangun
kepribadian muslim yang tangguh dan tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan
zaman.
Novita Sari menyampaikan bahwa
tantangan terbesar bagi generasi muda saat ini adalah derasnya arus informasi
dan perkembangan teknologi yang membawa dampak ganda. Di satu sisi membuka
akses ilmu pengetahuan yang luas, namun di sisi lain juga membawa risiko
masuknya nilai-nilai yang bertentangan dengan ajaran agama. โDi tengah kemajuan
zaman ini, akhlakul karimah harus dijadikan benteng pertahanan diri. Tanpa
akhlak yang baik, kecerdasan semata tidak akan memberikan manfaat bagi diri
sendiri, keluarga, maupun masyarakat,โ tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk
mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan madrasah, rumah, maupun bermasyarakat. Hal ini meliputi sikap jujur,
sopan santun, disiplin, bertanggung jawab, serta saling menghormati sesama.
Menurutnya, generasi yang berilmu dan berakhlak akan mampu menyaring informasi
dengan bijak serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif
dan mendatangkan kebaikan.
Pihak KUA Kecamatan Gunungsitoli
Utara menyatakan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dan kerja sama dengan
lembaga pendidikan di wilayah binaan. Kegiatan seperti ini dinilai sangat
strategis dalam mencegah dampak negatif pergaulan bebas dan budaya asing yang
tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa. Diharapkan melalui pembinaan ini, lahir
generasi muda yang cerdas, berilmu, dan tetap memegang teguh ajaran agama serta
mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia. (DIH)