Gunung Sitember, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Sitember melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), dan Tokoh Agama se-Kecamatan Gunung Sitember.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Gunung Sitember, Nurul Arif El Hakim, S.H.I., M.H., di Aula KUA Gunung Sitember, dengan agenda utama pembentukan kepengurusan baru dan penguatan syiar Islam di tingkat kecamatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Pemerintah Kecamatan Gunung Sitember, pengurus MUI Kecamatan, pengurus LPTQ, para Penyuluh Agama Islam, Kepala Desa, Imam Masjid/Musholla, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat dari 8 desa se-Kecamatan Gunung Sitember.
Dalam arahannya, Kepala KUA Gunung Sitember, Nurul Arif El Hakim, S.H.I., M.H. menyampaikan bahwa rakor lintas sektoral ini menjadi langkah awal untuk mengaktifkan kembali peran lembaga-lembaga keagamaan di Kecamatan Gunung Sitember.ย
"Alhamdulillah hari ini kita bisa duduk bersama. Ada tiga agenda besar yang kita bahas. Pertama, pembentukan Pengurus MUI Kecamatan Gunung Sitember yang selama ini vakum agar segera aktif kembali. Kedua, pembentukan Pengurus LPTQ Kecamatan untuk persiapan pembinaan Qari-Qariah dan MTQ. Dan yang ketiga, kita ingin menggelar Pengajian Akbar Kecamatan Gunung Sitember sebagai wadah silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah," tegas Nurul Arif El Hakim.
Beliau juga menekankan bahwa KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan ulama dan tokoh agama.
"Kunci kemajuan umat di Gunung Sitember adalah kebersamaan. MUI sebagai wadah berhimpunnya para ulama, LPTQ sebagai motor cinta Al-Qur'an, dan para tokoh agama sebagai panutan masyarakat harus bersinergi dengan KUA. Kami di KUA siap menjadi fasilitator," tambahnya.
Kegiatan rapat koordinasi berlangsung dengan penuh khidmat, demokratis, dan kekeluargaan. Seluruh peserta memberikan masukan dan komitmen untuk mendukung program yang telah disepakati.
Rapat ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama, dengan harapan agar Kecamatan Gunung Sitember menjadi kecamatan yang religius, rukun, dan diberkahi Allah SWT.