PW. APRI Sumsel (Muara Enim), – Kantor Urusan
Agama (KUA) Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim sukses
menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi Ustadz dan Ustadzah Taman Pendidikan
Al-Qur'an (TPQ) se-Kecamatan Gunung Megang pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan
yang berlangsung khidmat ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara KUA
Gunung Megang dengan PT Medco E&P Lematang, Acara yang dipusatkan di Aula
Kecamatan ini diikuti oleh 25 guru TPQ yang mewakili 10 desa di wilayah
Kecamatan Gunung Megang.
Pembukaan acara dilakukan oleh Camat Gunung Megang
yang dalam hal ini diwakili oleh Kasi Pelayanan, Hamdani, S.K.M. sedanglan Kepala
KUA Gunung Megang, Abdul Rachman, S.H.I., menyampaikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada manajemen PT Medco E&P Lematang atas dukungannya
sebagai sponsor utama.
"Kami sangat mengapresiasi pihak Medco yang
telah peduli terhadap pengembangan SDM pengajar Al-Qur'an. Harapan kami,
sinergi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berlanjut dalam berbagai
kegiatan keagamaan di masa mendatang," ujar Abdul Rachman.
Pihak PT Medco E&P Indonesia juga menegaskan
komitmennya dalam pembangunan karakter masyarakat melalui jalur pendidikan
agama. Melalui Ericka Lestari Dewi A, mewakili Manager Field Relations &
Community Enhancement Medco E&P Indonesia, Hirmawan Eko Prabowo,
menyampaikan pesan bahwa perusahaan berharap kegiatan ini membawa dampak nyata
bagi para santri.
"Dengan penguatan kapasitas para pengajar,
diharapkan nantinya dapat memberikan pengaruh positif terhadap kualitas
pendidikan agama bagi santri-santri TPQ di wilayah operasional kami,"
ungkapnya.
Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber ahli
yang membekali para peserta dengan aspek motivasi hingga metode teknis
pengajaran. Adapun narasumber Abdul Rachman, M.H.I Mengembalikan Ghiroh Ustadz
dan Ustadzah, Robin Raharja, S.Pd.I, Kurikulum Pendidikan Al-Quran, dan H. M.
Wahyudin, S.H.I., M.Pd.I Metode Pembelajaran Al-Qur'an.
Kegiatan ini disambut hangat oleh para pengajar.
Ustadzah Wiwid, salah satu peserta pelatihan, mengaku sangat terbantu dengan
adanya pembaruan materi ini.
"Kami sangat menyambut positif kegiatan ini.
Pelatihan ini memotivasi kami dan membantu meng-update ilmu. Kami jadi merasa
lebih semangat lagi untuk kembali mengajar para santri di desa," ungkap
Ustadzah Wiwid dengan antusias.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para
guru TPQ di 10 desa tersebut dapat membawa perubahan signifikan dalam cara
mengajar, sehingga tercipta generasi muda yang beragama, berdaya dan berdampak. (Md)