Pekanbaru (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binawidya turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) pada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pekanbaru.
Hal tersebut ditandai dengan kehadiran Kepala KUA Kecamatan Binawidya, Bapak Warman, MH, didampingi Bapak Hambali, staf KUA Binawidya, dalam Audiensi Persiapan Pengukuhan Kelayan Binter yang dilaksanakan Bapas Kelas I Pekanbaru, Kamis (3/9/2026), di Leng Coffee, Jalan Srikandi, Pekanbaru.
Audiensi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju pengukuhan Kelayan Binter yang direncanakan berlangsung pada 8 September 2026. Sebelumnya, pada 27 Agustus 2026, Kepala Bapas Pekanbaru beserta jajaran telah melaksanakan rapat pembentukan panitia pengukuhan Kelayan Binter sekaligus penandatanganan komitmen bersama Forum Reintegrasi Sosial (Foris) di Aula Bapas.
Dalam rapat tersebut, persiapan pengukuhan telah memasuki tahap finalisasi draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan koordinasi lapangan. Pembentukan Kelayan Binter merupakan bagian dari implementasi Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-01.PK.04.02 Tahun 2026.
Kelayan Binter dibentuk sebagai wadah untuk memberikan layanan bimbingan, pembinaan, dan pengawasan bagi Klien Pemasyarakatan yang menjalani program integrasi, antara lain Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, dan Cuti Menjelang Bebas.
Kehadiran Kelayan Binter diharapkan menjadi wadah koordinasi dan komunikasi yang efektif antara Bapas dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan. Dengan adanya kolaborasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat turut berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.
Bagi KUA Binawidya, keterlibatan dalam audiensi ini menjadi bagian dari komitmen untuk membangun kolaborasi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi Klien Pemasyarakatan untuk kembali menjalani kehidupan secara positif dan produktif di tengah masyarakat.
Selain KUA Binawidya, audiensi juga melibatkan berbagai unsur dan stakeholder, di antaranya Camat Binawidya, Kapolsek Binawidya, Danramil, Dinas Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru, Sentra Abiseka Pekanbaru, UPT Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, UPT Perbenihan Tanaman Hutan, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Riau, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Riau, serta Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau.
Rangkaian persiapan tersebut menjadi langkah penting menuju pengukuhan Kelayan Binter pada 8 September 2026, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan reintegrasi sosial yang kolaboratif, humanis, dan berkelanjutan.YOY