PW. APRI Sumsel (Muara Enim), โ intensitas
curah hujan yang terjadi dikabupaten Muara Enim satu bulan terakhir
berpotensi banjir bagi beberapa Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muara Enim,
salah satunya Kecamatan Benakat. Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Benakat melalui penyuluh Agama Islam melakukan sosialisasi dan edukasi
siaga bencana banjir di desa Pagar Dewa
Kecamatan Benakat. Senin, 02/02/2026.
Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan KUA Kecamatan Benakat merupakan
layanan KUA berdampak dengan jalan
memberikan edukasi kepada masyarakat seputar pengetahuan, dan keterampilan
masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir, dengan Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko
dampak bencana, melindungi nyawa, dan membangun ketangguhan komunitas.
Ade Irwansyah, S.Sos salah seorang penyuluh Agama
Islam KUA Kecamatan Benakat saat menyambangi masyarakat di kediamannya
menyampaikan โBanjir bagi masyarakat Kecamatan Benakat adalah musibah tahunan
yang sering dialami, oleh karena itu perlu diberikan edukasi siaga banjir agar masyarakat lebih tenang menghadapi musibah, edukasi yang kami berikan antara lain tahapan pra-bencana, tanggap darurat saat banjir datang dan pasca
bencanaโ. Ungkap Ade.
Sosialisasi dan edukasi siaga banjir KUA Benakat dilakukan oleh penyuluh Agama Islam Ade Irwansyah, S.sos dan Yulisa, SHI yang menitik beratkan pada pembinaan mental pada masyarakat rawan bencana banjir antara lain :
- Agar masyarakat bersabar dalam menghadapi musibah bukan berkeluh kesah dan menyalahkan sang pencipta.
- Edukasi penyebab banjir, seperti membuang sampah sembarangan dan penebangan hutan secara liar.
- Mengajak masyarakat membersihkan selokan/drainase, dan meninggikan alat elektronik sebelum datang banjir
- Sosialisasi cara mengetahui informasi prakiraan cuaca dan tanda-tanda banjir akan datang.
- Membersihkan rumah dengan disinfektan untuk menghindari penyakit pasca-banjir (diare, gatal-gatal).
Heni Diana salah seorang warga masyarakat desa Pagar Dewa Kecamatan Benakat menyambut baik edukasi dan sosialisasi yang dilakukan KUA Benakat dan menyatakan โpada saat ini tanda-tanda banjir sudah mulai nampak hal ini terlihat dari bertambahnya luapan air dibeberapa tempat didesa kamiโ.
Ditempat terpisah H. Midi, SHI membenarkan hal
tersebut dan mengatakan โKUA Kecamatan Benakat secara detail memang kurang memahami metode pencegahan musibah
banjir, namun kami akan terus berupaya agar keberadaan KUA atau Kementerian
Agama dirasakan oleh masyarakat dalam setiap keadaanโ. Tutup H. Midi. (Md)