KUA Batang Tuaka Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dukung Edukasi Kesehatan bagi Calon Pengantin

Indragiri Hilir (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka menegaskan komitmennya untuk mendukung program kesehatan masyarakat secara holistik. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama UPTD Puskesmas Sungai Raya dalam memberikan penyuluhan dan pembinaan kesehatan bagi para calon pengantin (catin). Komitmen strategis tersebut mengemuka dalam kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Tingkat Kecamatan Batang Tuaka yang dipusatkan di UPTD Puskesmas Sungai Raya, Rabu (30/9/2026).

Forum ini menjadi momentum krusial untuk mempererat sinergitas antarinstansi demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Batang Tuaka. Kegiatan tahunan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), diantaranya Camat Batang Tuaka, Danramil, Kapolsek, Kepala UPTD Puskesmas Sungai Raya, para Kepala Desa, serta jajaran pejabat dan tokoh masyarakat terkait lainnya.

Kepala KUA Batang Tuaka, Abdul Basit, yang hadir langsung dalam forum tersebut menyampaikan bahwa KUA tidak hanya berperan dalam pengawasan administratif pernikahan, tetapi juga bertanggung jawab memastikan kesiapan mental dan fisik para calon pengantin sebelum membangun bahtera rumah tangga. Oleh karena itu, KUA membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak Puskesmas untuk mengintegrasikan program edukasi kesehatan ke dalam bimbingan perkawinan.

"Sinergi bukan sekadar hadir bersama dalam sebuah forum, tetapi bergerak bersama untuk menghadirkan manfaat yang nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Sungai Raya ini, edukasi kesehatan kepada calon pengantin dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berkelanjutan," ujar Abdul Basit di sela-sela acara.

Melalui kerja sama ini, para calon pengantin nantinya akan menerima materi edukasi yang komprehensif, mencakup kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi pra-kehamilan, pencegahan stunting, hingga kesiapan psikologis dalam keluarga. Pemahaman mengenai aspek-aspek kesehatan tersebut sangat penting ditanamkan sejak dini sebagai langkah preventif menciptakan generasi penerus yang sehat.

Sinergi antara lembaga keagamaan dan fasilitator kesehatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berkualitas sejak sebelum akad nikah dilangsungkan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir.



Bagikan Artikel