Rokan Hilir (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, Majemuk mendorong Penyuluh Agama Islam (PAI) untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat dengan menghadirkan pendampingan, solusi dan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Pesan tersebut disampaikan dalam pembinaan kepada PAI KUA Kecamatan Tanah Putih, Selasa (15/09/2026) di Balai Nikah.
Majemuk menegaskan bahwa keberadaan PAI tidak cukup diukur dari terlaksananya suatu kegiatan, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan tersebut dilaksanakan. Karena itu, PAI dituntut mampu memahami persoalan keagamaan dan sosial yang dihadapi umat serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan.
βPAI harus hadir di tengah umat, memahami persoalan mereka, serta memberikan pendampingan dan solusi. Jangan hanya mengejar terlaksananya kegiatan, tetapi pastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,β ujar Majemuk.
Menurutnya, PAI memiliki posisi strategis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat karena bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan umat. Kehadiran penyuluh diharapkan tidak sebatas menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga mampu menjadi pendamping, pemberi solusi, sekaligus teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk memperkuat peran tersebut, Majemuk meminta para PAI terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pembinaan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Pembinaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi PAI agar program keagamaan tidak berhenti pada aspek administratif atau seremonial, tetapi mampu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama melalui semangat Kemenag Berdampak, yang menekankan pentingnya pelayanan dan program keagamaan yang memberikan manfaat bagi umat.
H. Majemuk berharap penguatan peran tersebut dapat mendorong PAI KUA Kecamatan Tanah Putih semakin aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, membaca kebutuhan umat, serta menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan.
βHadir untuk umat, bergerak bersama umat dan memberikan manfaat nyata untuk umat,β pungkasnya.
Ke depan, PAI KUA Kecamatan Tanah Putih diharapkan dapat menerjemahkan arahan tersebut dalam kerja nyata di lapangan melalui pendampingan yang konsisten, kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat, serta program pembinaan yang responsif terhadap kebutuhan umat. Dengan demikian, kehadiran PAI tidak hanya terlihat dalam berbagai kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat dirasakan melalui perubahan dan manfaat yang tumbuh di tengah masyarakat. (TH/Humas)