Gunungsitoli Utara
(Humas) β Bertempat di Masjid Syuhada Desa Olora, Kepala Kantor Urusan Agama
(KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., hadir sebagai
khatib dalam pelaksanaan Shalat Jumβat pada Jumat, 17 April 2026. Kehadiran
beliau disambut antusias oleh jamaah yang memenuhi masjid sejak sebelum khutbah
dimulai, mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam mengikuti pembinaan
keagamaan. Suasana khidmat dan tertib semakin menambah kekhusyukan ibadah yang
dilaksanakan secara berjamaah tersebut.
Dalam khutbahnya,
Amir Sidik Harefa mengangkat tema tentang kedudukan dan kemuliaan seorang ibu
dalam Islam. Ia menekankan bahwa ibu adalah sosok yang memiliki jasa luar
biasa, mulai dari mengandung, melahirkan, hingga mendidik anak dengan penuh
kasih sayang dan pengorbanan yang tidak ternilai. Selain itu, beliau juga
mengingatkan bahwa tidak ada balasan yang sebanding dengan pengorbanan seorang
ibu, sehingga sudah sepatutnya seorang anak senantiasa menghormati dan
memuliakannya dalam setiap keadaan.
Lebih lanjut, beliau
mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa berbakti kepada ibu, baik ketika masih
hidup maupun setelah wafat. Menurutnya, berbakti kepada ibu bukan hanya bentuk
kewajiban, tetapi juga jalan untuk meraih keberkahan hidup serta ridha Allah
SWT. Ia juga menegaskan bahwa sekecil apapun bentuk kebaikan kepada ibu akan
bernilai besar di sisi Allah, selama dilakukan dengan ikhlas dan penuh rasa
hormat.
βSelagi ibu masih
ada, bahagiakanlah ia dengan sebaik-baiknya. Dan jika ibu telah tiada, maka
jangan pernah putus untuk mendoakannya,β pesan beliau dalam khutbahnya yang
menyentuh hati para jamaah. Ungkapan tersebut menjadi pengingat mendalam bagi
setiap jamaah akan pentingnya menghargai waktu dan kesempatan untuk berbakti
kepada orang tua, khususnya ibu, yang tidak akan pernah tergantikan oleh
siapapun.
Kegiatan ini menjadi
bagian dari peran aktif KUA dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada
masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara KUA dan umat di wilayah
Kecamatan Gunungsitoli Utara. Melalui momentum seperti ini, diharapkan
nilai-nilai keislaman semakin tertanam kuat dalam kehidupan masyarakat serta
mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. (DIH)