Berastagi, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Berastagi, Arri Aliansyah, S.H.I., M.Si, hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan Karantina dan Ajang Duta dan Jambore Kreativitas Remaja (ADUJAK) Genre Kabupaten Karo yang dilaksanakan di Mess Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Lau Gumba, Berastagi, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta tersebut merupakan bagian dari upaya membangun generasi remaja yang memiliki karakter positif, berintegritas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan berlandaskan nilai moral dan keagamaan.
Pelaksanaan Karantina dan ADUJAK Genre Kabupaten Karo bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai moral dalam kehidupan remaja sekaligus membentuk karakter positif sehingga para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang memiliki ketahanan diri, bertanggung jawab, dan memberikan pengaruh baik di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Arri Aliansyah menyampaikan pentingnya penguatan keimanan sebagai bagian fundamental dalam membentuk kepribadian dan arah kehidupan seorang remaja. Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam menentukan bagaimana seseorang membangun masa depan, sehingga diperlukan pondasi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif.
βSangat penting bagi remaja menguatkan keimanannya kepada Sang Pencipta, sebagai pondasi mengokohkan kehidupan yang positif. Agama adalah petunjuk yang terang untuk mengarahkan kita ke jalan yang benar. Kita akan tersesat tanpa petunjuk dalam menjalani kehidupan ini,β ujar Arri.
Ia menegaskan bahwa kemajuan zaman dan perkembangan lingkungan pergaulan menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda. Karena itu, kecerdasan dan kreativitas saja belum cukup apabila tidak disertai dengan nilai moral, pengendalian diri, dan keimanan yang kuat.
Menurutnya, agama tidak hanya berbicara mengenai ibadah, tetapi juga menjadi pedoman dalam membentuk sikap, menentukan pilihan, menjaga pergaulan, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia.
"Remaja yang memiliki iman dan karakter yang baik akan lebih mampu menentukan mana yang baik dan mana yang harus dihindari. Ketika nilai agama tertanam kuat, mereka memiliki pegangan dalam mengambil keputusan dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan,β lanjutnya.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh para Penyuluh BKKBN se-Kabupaten Karo sebagai bentuk perhatian terhadap pembangunan karakter dan kualitas generasi muda. Para peserta diberikan berbagai pembekalan yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kreativitas, serta kesiapan mereka menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Kehadiran Kepala KUA Berastagi sebagai narasumber turut memberikan perspektif keagamaan dalam rangkaian pembinaan peserta. Kolaborasi antara aspek kepemudaan, pembangunan keluarga, kreativitas, dan nilai-nilai keagamaan dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya aktif dan kreatif, tetapi juga memiliki moral serta prinsip kehidupan yang kuat.
Di akhir kegiatan, para peserta bersama seluruh penyelenggara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala KUA Berastagi atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam kegiatan tersebut.
βKami ucapkan terima kasih kepada Kepala KUA Berastagi atas kesediaannya menjadi narasumber pada kegiatan ini,β ujar para peserta dan penyelenggara secara serentak.
Kegiatan Karantina dan ADUJAK Genre Kabupaten Karo diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan generasi remaja Karo yang beriman, berkarakter, kreatif, mampu mengendalikan diri, dan memiliki visi positif untuk masa depan.