PW. APRI Sumsel (Muara Enim), – Kepala Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim menyampaikan khutbah Jumat
di Lembaga Pemasyarakatan kelas II.B Muara Enim bertemakan “Pesan Maliakat
Jibril kepada Rasulallah dan umatnya”. Jumat, 06/02/2026, shalat jumat yang
dihadiri oleh petugas lapas dan warga binaan (Red. Narapidana) berjalan dan
khikmat dan khusuk.
“Hiduplah
sesukamu tetapi ingatlah engkau akan
mati, Cintailah siapa yang kamu suka tetapi ketahuilah engkau akan berpisah
dengannya dan berbuatlah sesukamu tapi sadarilah engkau akan diberi balasan
karena perbuatanmu”. Demikian penggalan isi khutbah yang disampaikan H. Midi
Kepala KUA Kecamatan Benakat.
Pelaksanaan pembinaan mental dan
akhlak yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muara
Enim terhadap warga binaan Lapas kelas II.B Muara Enim telah lama berlangsung, dengan jenis binaan pertama "Khotbah Jumat", Kedua "safari Ramadhan" yang diisi oleh Penghulu, penyuluh Agama
Islam dan ASN Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim dan ketiga "kajian rutin" dibawah asuhan Pirmansyah, S.Pd.I Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Muara
Enim.
Eki Martina, ST, MM Pelaksana
Tugas (Plt) Kepala Seksi Bimbingan
Masyarakat Islam (Bimas) Kemenag Kabupaten Muara Enim, saat dihubungi via whattapps oleh Humas PW.
APRI Sumatera Selatan membenarkan hal tersebut dan menyampaikan “Salah satu
tugas Kementerian Agama mengadakan pembinaan mental dan akhlak bagi masyarakat
termasuk warga binaan lapas kelas II.B
Muara Enim, hal ini menunjukkan bahwa Kementerian Agama akan terus hadir
ditengah-tengah masyarakat dalam setiap kondisi dan situasi. Dengan adanya
pembinaan mental dan Akhlak ini diharapkan dapat membentuk pribadi warga binaan yang beriman, berakhlak mulia,
dan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang lebih baik”.
Tegas Eki martina.
Sementara itu Pirmansyah,
S.Pd.I pengasuh dan narasumber kajian rutin lapas kelas II. B Muara Enim yang dilaksanakan setiap hari
selasa pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.30 WIB mengatakan “saya berterima kasih
kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim dan Kepala KUA
Kecamatan Muara Enim yang telah mempercayakan dan memberikan izin kepada saya
untuk mengisi kajian rutin ini”. Lebih lanjut Pirman berbagi pengalaman selamat
menjadi pengasuh kajian rutin di Lapas kelas II.B Muara Enim “Penghuni warga
binaan tidak semuanya menjalani masa tahanan akibat kesalahan mereka sendiri, karena
ada diantara mereka yang menjadi Narapidana diakibatkan karena fitnah yang keji dan ada
juga dikarenakan mempertahankan hak-haknya yang akan dirampas orang lain, oleh karena itu
kajian rutin yang diadakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim dapat membuka wawasan warga binaan dan juga yang terpenting
menyadarkan mereka agar jangan sampai kesalahan dimasa lalu terulang untuk yang kedua kalinya”. Tutup Pirmansyah.