Batu Bara, (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, Agus Priadi, S.Ag., M.Si., secara
resmi membuka kegiatan Ujian
Kualifikasi Teknis Kompetensi Keagamaan (UKTKK) Penghulu yang
dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026,
bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
se-Kabupaten Batu Bara sebagai upaya meningkatkan kualitas
sumber daya manusia, profesionalisme, serta kompetensi keagamaan penghulu dalam
menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Kepala Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Batu Bara, H.
Sahidin, S.E., M.Pd. selaku pembawa acara. Ketua panitia, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Kabupaten
Batu Bara, Rudy Aritonang, S.Kom., M.Si., dalam laporannya
menyampaikan bahwa pelaksanaan UKTKK merupakan bagian dari pembinaan kompetensi
teknis penghulu agar memiliki kemampuan yang semakin baik dalam bidang
keagamaan maupun pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Kabupaten Batu Bara, Agus Priadi, S.Ag., M.Si.,
menegaskan bahwa seorang penghulu tidak hanya dituntut memahami regulasi dan
administrasi perkawinan, tetapi juga harus memiliki kapasitas keilmuan Islam
yang kuat sebagai rujukan masyarakat. Oleh karena itu, UKTKK menjadi sarana
evaluasi sekaligus pembinaan untuk meningkatkan kualitas penghulu agar semakin
profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan keagamaan yang
prima.
Bertindak sebagai penguji pada kegiatan ini adalah Pimpinan Pondok Pesantren Adh Dhiya Meranti
Kabupaten Asahan, Al-Ustadz H. Syaikhul Hadi, yang menguji para
peserta secara langsung dengan berbagai materi keagamaan dan kepenghuluan.
Materi yang diujikan meliputi membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, pembacaan shalawat, penguasaan
kitab turats yang berkaitan dengan tugas penghulu Seperti Fathul Qarib dan
Kifayatul Akhyar dan Tugas di Kantor Urusan Agama, menulis Surah Al-Fatihah,
penulisan maqalah ulama, pemahaman kaidah usul fikih, serta berbagai tugas dan
pertanyaan lain yang diberikan oleh penguji sesuai standar
kompetensi keagamaan seorang penghulu.
Pada sesi penutup, Al-Ustadz H. Syaikhul Hadi memberikan bimbingan dan nasihat
kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kualitas keilmuan, menjaga
keikhlasan dalam mengemban amanah, serta senantiasa memperdalam literatur
klasik Islam sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kakankemenag Kabupaten Batu Bara juga mengajak seluruh penghulu untuk
menjadikan UKTKK sebagai momentum meningkatkan kompetensi, menjaga marwah
profesi penghulu, dan memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan
keagamaan yang profesional, humanis, dan terpercaya.
Melalui pelaksanaan UKTKK ini, diharapkan seluruh penghulu di
lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara semakin siap menghadapi
tantangan pelayanan masyarakat yang terus berkembang, sekaligus mampu menjadi
teladan dalam pengamalan ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada umat. (SS)