Jelang BRUS Oktober 2026, Penyuluh Agama KUA Sekampung Sambangi Sekolah se-Kecamatan

Sekampung, (Humas KUA) โ€” Menjelang pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Oktober 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sekampung melakukan kunjungan ke sejumlah lembaga pendidikan tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kecamatan Sekampung, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sekampung, Ali Sodikin dan Bambang Ismanto, sekaligus menyampaikan surat pemberitahuan dan koordinasi kepada pihak sekolah terkait rencana pelaksanaan kegiatan BRUS.

Kegiatan BRUS merupakan salah satu upaya pembinaan generasi muda yang diarahkan untuk memberikan pemahaman dan penguatan kepada para pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan di usia remaja. Materi pembinaan nantinya mencakup aspek keagamaan, akhlak, pergaulan sehat, bijak dalam menggunakan media sosial, serta penguatan karakter dan tanggung jawab.


Dalam kunjungan tersebut, Ali Sodikin dan Bambang Ismanto menyampaikan bahwa keberhasilan pembinaan remaja membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara KUA, lembaga pendidikan, orang tua, serta masyarakat.

โ€œPembinaan remaja tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, melalui BRUS kami ingin membangun sinergi dengan sekolah agar para pelajar mendapatkan pendampingan dan pemahaman yang tepat dalam menghadapi masa remaja,โ€ ujar Ali Sodikin.

Sementara itu, Bambang Ismanto menambahkan bahwa BRUS diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta memahami pentingnya menjaga pergaulan.

โ€œHarapannya, BRUS tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal bagi para remaja agar mampu mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,โ€ ungkapnya.

Melalui koordinasi dan penyampaian surat ke sekolah-sekolah tersebut, KUA Kecamatan Sekampung berharap pelaksanaan BRUS pada Oktober mendatang dapat berjalan dengan baik dan menjangkau para pelajar di seluruh wilayah Kecamatan Sekampung.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif dalam membangun generasi muda yang religius, berkarakter, berprestasi, serta mampu menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.


Bagikan Artikel