Banjarnegara - Kepala
KUA Purworeja Klampok Mengingatkan semua pegawainya terhadap “Hadis” : An
nadhafatu minal iman ( bersih itu sebagian dari iman), hal ini
disampaikannya sebelum melakukan kegiatan GEMAH ASRI pada Jum’at, 17 April 2026.
Menurut Mantep Miharso yang Kepala KUA Purworeja Klampok “Orang beriman itu
harus bersih”.
“Orang
beriman itu harus bersih , maka saudara harus menunjukkan keimanan saudara
secara dhahir dalam pelayanan kepada masyarakat dengan mengimplemntasikan GEMAH
ASRI”, tandasnya.
Dalam Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor 2 Tahun 2026 tentang Gerakan Jum’ah Aman Sehat Resik dan Indah pada Kantor Urusan Agama adalah sebagai perwujudan dari arahan Presiden Republik Indonesia pada rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam implementasi Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045 dengan arah kebijakan Gerakan Indonesia Asri.
Kebijakan
ini selaras dengan Asta Protas KementerianAgama Tahun 2025-2029 pada penguatan ekoteologi.
Untuk itu Dirjen Bimas Islam menginisiasi Gerakan Jumah Aman Sehat Resik dan
Indah selanjutnya disingkat GEMAH ASRI secara terstruktur dan berkelanjutan.
Gerakan ini merupakan bagian dari penguatan budaya kerja Kementerian Agama yang
berorientasi pada integritas, profesional, dan pelayanan prima.
Namun
demikian, Mantep Miharso meminta agar karyawan KUA Purworeja Klampok, melakukan
kebersihan itu bukan karena Surat Edaran, melainkan Ikhlas sebagai perwujudan
Iman kepada Allah SWT. “Kita harus ikhlas dalam setiap kegiatan supaya
tidak kecewa. Karena Kecewa itu biasanya muncul karena besarnya harapan namun
tidak memperoleh sesuai harapan. Sering kita berharap apa yang kita lakukan
mendapat pujian, namun tidak ada yang memuji. Maka ikhlaskan tanpa berharap
pujian”, demikian tandasnya mewanti-wanti.