Pancur
Batu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A,
mengajak seluruh staf untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama pada Senin, (02/03), bertempat di Balai Nikah KUA Pancur Batu.
Kegiatan
tersebut dilaksanakan sebagai upaya penguatan spiritualitas aparatur serta
bagian dari pembinaan internal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik
berbasis nilai-nilai keagamaan. Tadarus Al-Qur’an diikuti oleh seluruh pegawai
dan penyuluh agama di lingkungan KUA Pancur Batu dalam suasana khidmat dan
penuh kekhusyukan.
Dalam
arahannya, Ilyas menyampaikan bahwa penguatan spiritual ASN merupakan fondasi
penting dalam membangun integritas dan profesionalisme kerja. Menurutnya,
pelayanan keagamaan yang berdampak tidak hanya ditopang oleh kompetensi teknis,
tetapi juga oleh kekuatan moral dan spiritual.
“Al-Qur’an
harus menjadi sumber inspirasi dan pedoman dalam bekerja. Dengan tadarus, kita
bukan hanya membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung
jawab, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia
menegaskan bahwa kegiatan tadarus ini sejalan dengan semangat Asta Protas
Kementerian Agama, khususnya dalam menghadirkan tata kelola yang berintegritas,
pelayanan publik yang profesional, serta penguatan moderasi beragama.
Lebih
lanjut, Ilyas mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai
landasan etika pelayanan. Menurutnya, setiap pegawai KUA merupakan representasi
Kementerian Agama di tingkat kecamatan yang dituntut untuk memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan
tadarus ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangun budaya
kerja religius di lingkungan KUA Pancur Batu. Melalui interaksi spiritual yang
intensif, diharapkan terbangun suasana kerja yang harmonis, solid, dan saling
mendukung.
Selain
membaca Al-Qur’an secara bergiliran, kegiatan tersebut juga diisi dengan
refleksi singkat mengenai makna ayat-ayat yang dibaca serta relevansinya dengan
tugas pelayanan di bidang nikah dan rujuk, pembinaan keluarga sakinah, pengelolaan
wakaf, dan kemasjidan.
Menurut
Ilyas, penguatan nilai spiritual melalui tadarus merupakan langkah preventif
dalam menjaga integritas aparatur serta meningkatkan kualitas pelayanan yang
transparan dan akuntabel.
“Kita
ingin memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan benar-benar berdampak dan
membawa keberkahan, baik bagi masyarakat maupun bagi diri kita sendiri sebagai
pelayan umat,” tambahnya.
Kegiatan
ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan
internal dan penguatan karakter ASN Kementerian Agama.
Melalui
tadarus Al-Qur’an bersama, KUA Pancur Batu menegaskan komitmennya untuk terus
mendukung visi Kementerian Agama dalam membangun pelayanan keagamaan yang
profesional, moderat, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.
Dengan
semangat kebersamaan dan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman, diharapkan
seluruh jajaran KUA Pancur Batu semakin solid dalam menjalankan tugas dan
fungsi, serta mampu menghadirkan pelayanan yang prima dan berintegritas di
tengah masyarakat Kecamatan Pancur Batu.