Pandan, (Humas). Halal bi Halal kolaborasi Pengurus Cabang (PC) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Tapanuli Tengah dengan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Tapanuli Tengah bersama Ka. Kankemenag Tapanuli Tengah Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag.,MA sukses digelar di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandan, Rabu (08/04).
Kegiatan ini penuh kehangatan karena dihadiri oleh Ka. Kankemenag
Tapanuli Tengah, Kasi Bimas Islam Kemenag Tapanuli Tengah, Pengurus Cabang (PC)
Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Tapanuli Tengah dengan Pengurus
Cabang (PC) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Tapanuli Tengah,
Kepala KUA se-Kabupaten Tapanuli Tengah beserta Istri.
Kegiatan Halal bi Halal ini dipandu oleh Rivai A.R. Dani, S.H
selaku Sekretaris PC APRI Tapanuli Tengah, dilanjutkan dengan pembacaan Ayat
Suci Al-Qurโan oleh Sumardi, S.Sos (Bidang Hubungan Masyarakat, Informasi
Publik dan Teknologi Digital PC APRI Tapanuli Tengah), menyanyikan lagu
Indonesia Raya, Sambutan, dan Doโa yang dipimpin oleh Muhammad Zaid Anshari
Nasution, S.H., M.H (Bidang Kajian Hukum Islam dan Karya Ilmiah).
Rusdi Sibagariang, SH.I., M.M selaku Ketua Pengurus Cabang (PC)
Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Tapanuli Tengah dalam
sambutannya memaparkan bahwa kegiatan Halal bi Halal ini dapat sukses terselenggara
berdasarkan sponsor penuh dari APRI dan IPARI Tapanuli Tengah.
Liberny, SH.I., M.H yang merupakan Ketua PC APRI Tapanuli Tengah
menghaturkan terimakasih kepada berbagai pihak yang sudah berkontribusi aktif
demi terselenggaranya acara Halal bi Halal seperti ini yang merupakan kegiatan
kali pertama di Tapanuli Tengah kolaborasi antara APRI dan IPARI, pungkasnya.
Kasi Bimas Islam Kemenag Tapanuli Tengah, H. Bincar Halomoan
Siregar, S.Ag., M.H menyampaikan Penghulu dan Penyuluh adalah ujung tombak
Kementerian Agama yang tetap harus dijaga, imbuhnya.
Sementara Ka. Kakankemenag Tapanuli Tengah Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.A dalam arahan dan bimbingannya memaparkan, Halal bi Halal adalah momentum untuk saling bermaafan yang tidak hanya memaafkan secara lahir namun juga memaafkan secara batin.
Melalui Halal bi Halal, kita kembali
ke fitrah kita masing-masing, mulai dari Kepala KUA, Penghulu maupun Penyuluh
untuk kembali kepada fitrah tugasnya masing-masing. Sepanjang masih memiliki SK
di KUA, maka kantor KUA adalah milik kita bersama dengan menjaga dan
merawatnya, tegasnya.
Suasana Halal bi Halal menambah kehangatan dengan ramah tamah, saling bermaafan sembari menikmati hidangan yang tersedia selanjutnya ditutup dengan sesi foto bersama. (RA)